Atlet Transgender Ini Tuai Kecaman karena Ikut Marathon Kategori Wanita

Rabu, 26 April 2023 - 11:44 WIB
loading...
Atlet Transgender Ini...
Atlet Transgender Ini Tuai Kecaman karena Ikut Marathon Kategori Wanita. FOTO/BBC
A A A
LONDON - Seorang atlet transgender , Glenique Frank (54), dituduh mengeksploitasi celah dengan mengikuti London Marathon di kategori wanita. Namun, ia tetap membela keputusannya untuk ambil bagian.

Frank, yang berasal dari Northamptonshire, mengaku tidak berbuat curang. Namun, ia meminta maaf karena masuk dalam kategori wanita pada lomba lari massal hari Minggu (23/4/2023) di London, Inggris, melewati batas dengan waktu 4 jam 11 menit 28 detik.

Baca juga: PM Inggris Beri Penegasan soal Transgender: Wanita Tidak Memiliki Penis

Selama lari 26,2 mil yang melelahkan, Frank dalam kelompok usia 50-54, mengaku 'hampir menangis' atas semua dukungan yang dia terima dari wanita di sekitar lapangan.

Tapi, dia menjadi sasaran kritik oleh Olympian Mara Yamauchi, yang mengecam penyelenggara karena mengizinkan Frank memanfaatkan 'celah' di London Marathon yang memungkinkan atlet transgender yang telah mendaftar untuk mempertahankan tempatnya.

Menurut Yamauchi, sebuah keputusan yang 'salah dan tidak adil' untuk mengizinkannya berkompetisi di kategori wanita dan bahwa pelari wanita lainnya 'menderita posisi finis yang lebih buruk' karena Frank.

Foto menunjukkan Frank sebelumnya berlari di sejumlah acara amal sambil berpakaian seperti Batman, sejak transisi dia mulai berlari sebagai Batgirl.

Baca juga: Transgender Penembak Sekolah Nashville Sembunyikan 7 Senjata Api di Rumah

Pada tanggal 31 Maret, UK Athetlics mengumumkan akan melarang atlet transgender di acara berlisensi, dengan menyatakan bahwa 'adil bagi atlet yang telah melewati pubertas pria untuk dikeluarkan dari kategori wanita dalam atletik'.

Namun, atlet mana pun yang sudah dimasukkan ke dalam kategori yang bukan jenis kelamin biologisnya masih diizinkan untuk berkompetisi, sesuatu yang menurut beberapa orang dimanfaatkan oleh Frank.

Mengkritik keputusan untuk mengizinkan Frank berkompetisi, Yamauchi menulis di Twitter: "Hampir 14.000 wanita finis di posisi akhir yang lebih buruk karena dia."

Tetapi berbicara kepada MailOnline, Frank membela keputusannya untuk lari maraton, dengan mengatakan dia telah 'melayani negara saya karena semua uang yang saya kumpulkan' untuk amal Whizz-Kidz.

“Bagaimana mereka bisa mengatakan bahwa saya telah menipu, siapa yang telah saya tipu? Saya melakukannya dalam empat jam 11 menit,” jelas Frank.

Baca juga: Pramugari Transgender Terkenal Ini Ditemukan Tewas usai Posting Isyarat Kematian

“Saya akan meminta maaf, saya seharusnya masuk dalam kategori laki-laki, tetapi saya tidak mengambil keuntungan dari perempuan lain. Saya baru saja masuk sebagai [peserta] masyarakat umum dan saya menggalang dana untuk amal,” lanjutnya.

Frank mengatakan dia berlari di maraton Tokyo dan New York sebagai Glen Frank 'karena paspor saya laki-laki dan saya belum menjalani operasi'. “Saya minta maaf karena masuk dalam kategori wanita karena saya belum menjalani operasi. Saya tidak bermaksud menyesatkan publik, tapi saya minta maaf karena masuk dalam kategori wanita,” ujarnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Pancasakti Run 2026:...
Pancasakti Run 2026: Lari Sambil Selamatkan Bumi
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan...
Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan 8 Lokasi Militer AS di Kuwait dan Bahrain
Rekomendasi
Diumumkan Besok, Ini...
Diumumkan Besok, Ini Link Resmi Hasil Seleksi SMMPTN-Barat 2026
Logo HUT ke-81 RI Resmi...
Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Fajar Novario Asal Padang Terpilih
Ini Makna Logo HUT ke-81...
Ini Makna Logo HUT ke-81 RI yang Telah Resmi Diluncurkan
Berita Terkini
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved