Pimpin Pertemuan Perdamaian Internasional, Menlu Rusia Dikecam Diplomat Barat

Selasa, 25 April 2023 - 17:03 WIB
loading...
Pimpin Pertemuan Perdamaian...
Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia, Sergey Lavrov menuai kecaman saat memimpin sebuah sesi di Dewan Keamanan PBB. Foto/Ilustrasi
A A A
NEW YORK - Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergey Lavrov menuai kecaman atas serangan negaranya yang tidak beralasan terhadap Ukraina dari para diplomat Barat saat memimpin sesi tatap muka di Dewan Keamanan PBB.

Lavrov bertanggung jawab atas pertemuan bertajuk "Pemeliharaan perdamaian dan keamanan internasional," karena Rusia saat ini memegang jabatan presiden bergilir Dewan Keamanan. Terakhir kali Rusia memimpin Dewan Keamanan adalah Februari 2022, ketika meluncurkan invasi ke Ukraina.

Duta besar PBB untuk Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Swiss semuanya menggunakan pidato mereka di pertemuan tersebut untuk mengutuk invasi Rusia. Ketiga wanita itu – Linda Thomas-Greenfield dari AS, Barbara Woodward dari Inggris, dan Pascale Baeriswyl dari Swiss – semuanya menyuarakan kritik keras dan langsung terhadap Rusia serta Lavrov, terkadang menatap langsung ke diplomat top Rusia.

“Pemimpin munafik kita hari ini, Rusia, menginvasi tetangganya, Ukraina, dan menyerang jantung Piagam PBB. Perang ilegal, tidak beralasan, dan tidak perlu ini secara langsung bertentangan dengan prinsip kita yang paling umum – bahwa perang agresi dan penaklukan teritorial tidak pernah dapat diterima,” kata Thomas-Greenfield.

“Saat kita duduk di sini, agresi itu berlanjut. Saat kami duduk di sini, pasukan Rusia terus membunuh dan melukai warga sipil. Saat kita duduk di sini, pasukan Rusia sedang menghancurkan infrastruktur penting Ukraina. Saat kami duduk di sini, kami mempersiapkan diri untuk Bucha berikutnya, Mariupol berikutnya, Kherson berikutnya, kejahatan perang berikutnya, kekejaman berikutnya,” tambahnya seperti dikutip dari CNN, Selasa (25/4/2023).

Membuka sidang, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres juga mengecam tindakan Rusia tersebut.

Baca Juga: 60 Tentara Bayaran Asing Tewas dalam Serangan Rudal Iskander Rusia
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Anda Akan Sendirian jika Terus Serang Iran
AS-Israel, Negara Sekutu...
AS-Israel, Negara Sekutu Dekat tapi Perang Intelijen
Rekomendasi
PT GLI Bantah Giorgio...
PT GLI Bantah Giorgio Antonio CEO dan Pemilik Perusahaan, Ini Klarifikasi Lengkapnya!
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
Awkarin Mangkir dari...
Awkarin Mangkir dari Panggilan Polisi Terkait Kasus Hanania Travel, Ini Penjelasan Polisi
Berita Terkini
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved