Pimpin Pertemuan Perdamaian Internasional, Menlu Rusia Dikecam Diplomat Barat

Selasa, 25 April 2023 - 17:03 WIB
loading...
A A A
Dalam sambutan pembukaannya, Lavrov melancarkan serangan atas apa yang disebutnya sebagai tuduhan yang tidak berdasar terhadap Ukraina dan sekutu baratnya, menyalahkan konflik pada mereka.

“Seperti yang terjadi selama Perang Dingin, kita telah mencapai ambang yang berbahaya, bahkan mungkin lebih berbahaya,” kata Lavrov,

Ia lantas menuduh Amerika Serikat dan sekutunya meninggalkan diplomasi dan menuntut klarifikasi hubungan di medan perang.

Lavrov berulang kali menggambarkan pemerintah Ukraina sebagai "para pembangkang" dan "rezim Nazi Kiev", klaim tak berdasar yang telah berulang kali dibuat Rusia untuk membenarkan invasi ilegalnya ke negara tersebut.

Lavrov juga mengkritik negara-negara Barat karena tidak mengakui semenanjung Crimea Ukraina sebagai wilayah Rusia, meskipun “referendum diadakan di sana.”

Rusia secara paksa mencaplok Crimea pada tahun 2014 setelah mengadakan referendum palsu di sana. Ukraina dan sekutu Baratnya menganggap Rusia menduduki wilayah Ukraina. PBB sangat menolak referendum sebagai tidak sah dan aneksasi sebagai ilegal.

Baca Juga: Lavrov: Rusia Tidak Akan Memaafkan Penolakan Visa Jurnalis Rusia oleh AS
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Sah! AS dan Arab Saudi...
Sah! AS dan Arab Saudi Teken Kerja Sama Nuklir Sipil
Rekomendasi
Thomas Muller Buka Lagi...
Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
Kasus Pembunuhan Sesama...
Kasus Pembunuhan Sesama WNI di Armenia, Kemlu: 2 Orang Dibebaskan, 4 Masih Diperiksa
Berita Terkini
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved