Arab Saudi, UEA, Qatar Serukan Dialog di Sudan
Minggu, 16 April 2023 - 09:07 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Qatar mendesak pihak-pihak yang berkonflik di Sudan untuk segera menghentikan pertempuran, dan menyelesaikan perbedaan melalui dialog.
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Qatar meminta semua pihak untuk segera menghentikan pertempuran, menahan diri secara maksimal, menggunakan suara nalar, mengutamakan kepentingan publik, dan menghindarkan warga sipil dari konsekuensi pertempuran.
Negara Teluk itu menyatakan aspirasi agar semua pihak mengejar dialog dan cara damai untuk menjembatani perbedaan, seperti dikutip dari Middle East Monitor, Minggu (16/4/2023).
Pertempuran pecah Sabtu pagi antara tentara Sudan dan pejuang RSF di Khartoum, dengan tembakan dan bom terdengar di dekat markas tentara dan istana presiden, menurut seorang reporter Anadolu di Khartoum.
Sementara RSF menuduh tentara menyerang pasukannya di selatan Khartoum dengan senjata ringan dan berat, militer mengatakan pasukan paramiliter menyebarkan kebohongan dan menyatakannya sebagai kelompok pemberontak.
Baca Juga: Militer Bentrok, Pesawat Saudia Rusak Terkena Tembakan di Sudan
Perselisihan antara kedua belah pihak muncul ke permukaan pada hari Kamis ketika tentara mengatakan gerakan baru-baru ini oleh RSF terjadi tanpa koordinasi dan ilegal, dengan keretakan mereka berpusat pada usulan transisi ke pemerintahan sipil.
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Qatar meminta semua pihak untuk segera menghentikan pertempuran, menahan diri secara maksimal, menggunakan suara nalar, mengutamakan kepentingan publik, dan menghindarkan warga sipil dari konsekuensi pertempuran.
Negara Teluk itu menyatakan aspirasi agar semua pihak mengejar dialog dan cara damai untuk menjembatani perbedaan, seperti dikutip dari Middle East Monitor, Minggu (16/4/2023).
Pertempuran pecah Sabtu pagi antara tentara Sudan dan pejuang RSF di Khartoum, dengan tembakan dan bom terdengar di dekat markas tentara dan istana presiden, menurut seorang reporter Anadolu di Khartoum.
Sementara RSF menuduh tentara menyerang pasukannya di selatan Khartoum dengan senjata ringan dan berat, militer mengatakan pasukan paramiliter menyebarkan kebohongan dan menyatakannya sebagai kelompok pemberontak.
Baca Juga: Militer Bentrok, Pesawat Saudia Rusak Terkena Tembakan di Sudan
Perselisihan antara kedua belah pihak muncul ke permukaan pada hari Kamis ketika tentara mengatakan gerakan baru-baru ini oleh RSF terjadi tanpa koordinasi dan ilegal, dengan keretakan mereka berpusat pada usulan transisi ke pemerintahan sipil.
Lihat Juga :