Negara dengan Wilayah Jajahan Terluas

Jum'at, 14 April 2023 - 17:03 WIB
loading...
A A A
Sepanjang tahun 1492 sampai 1821, Spanyol terbilang negara yang cukup agresif melakukan penjajahan. Hal ini ditandai dengan gencarnya mereka mengirim penjelajah ke seluruh dunia untuk menaklukkan wilayah baru jajahannya, yang disebut Spanyol Baru. Spanyol melakukan penjajahan untuk memperoleh tujuan gold, glory, dan gospel. Negara ini berhasil menjajah 44 negara.

5. Belanda

Belanda, negara yang juga pernah menjajah Indonesia, telah menguasai banyak wilayah karena ambisi ekonomi. Setelah memperoleh kemerdekaannya dari Spanyol pada tahun 1648, Belanda mulai melakukan penjajahan dan terus berambisi memperluas kekuasaannya di seluruh dunia.

Koloni Belanda berhasil menduduki hampir seluruh bagian dunia, termasuk di Amerika, Asia, dan Afrika. Kekuasaan Belanda di Afrika memainkan peran penting dalam ekonomi internasional dari abad ke-16 hingga abad ke-19. Aspek utama dari koloni Belanda adalah ekonomi. Belanda berhasil menaklukkan 29 negara menjadi wilayah jajahannya.

6. Jerman

Sejak 1884 hingga akhir Perang Dunia I, Kekaisaran Jerman telah menguasai sejumlah koloni di Afrika. Di antaranya adalah wilayah di Tanzania saat ini, Burundi, Rwanda, Namibia, Kamerun, Togo, dan Ghana. Namun, selain di Afrika, Jerman juga meluaskan wilayah jajahannya hingga ke Jiaozhou di China serta di pulau-pulau Pasifik Papua Nugini, Samoa, Nauru, Kepulauan Caroline, Palau, Marianas Utara, dan Kepulauan Marshall.

Pemerintahan kolonial Jerman berakhir dengan kekalahan Reich Jerman dalam Perang Dunia I dan Perjanjian Versailles. Namun, di beberapa koloni Jerman, berakhirnya kolonialisme Jerman terjadi tidak lama setelah pecahnya perang. Tercatat, Jerman menghimpun 20 negara dalam wilayah jajahannya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
Belgia Juara Grup G,...
Belgia Juara Grup G, Lolos ke 32 Besar usai Bungkam Selandia Baru 5-1
Sejarah! Mesir Lolos...
Sejarah! Mesir Lolos ke Babak 32 Besar, Iran Masih Tunggu Nasib
Dewan Etik Partai Golkar...
Dewan Etik Partai Golkar Jatuhkan Sanksi kepada 3 Kader dari Sumsel
Berita Terkini
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved