Balas Serangan Roket, Jet Tempur Israel Serang Kompleks Militer Suriah
Minggu, 09 April 2023 - 13:53 WIB
loading...
A
A
A
Tetangga Israel, Yordania memperingatkan "konsekuensi bencana" jika pasukan Israel menyerbu masjid al-Aqsa lagi.
"Jika polisi Israel, menyerang jamaah lagi, dalam upaya untuk mengosongkan jamaah (masjid), dalam persiapan untuk serangan besar ke masjid, itu akan, mendorong situasi ke arah lebih banyak ketegangan dan kekerasan, yang harganya akan dibayar semua orang,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Yordania, Duta Besar Sinan al-Majali, dalam sebuah pernyataan pada Sabtu malam waktu setempat.
“Pemerintah Israel memikul tanggung jawab atas eskalasi di Yerusalem dan di semua wilayah Palestina yang diduduki dan atas kerusakan yang akan memburuk jika tidak menghentikan serangannya ke masjid suci al-Aqsa," kata al-Majali.
Peringatan dari Yordania diikuti oleh pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Israel pada hari Minggu pagi, yang mengatakan bahwa orang-orang yang membarikade diri di dalam masjid al-Aqsa adalah massa yang berbahaya, diradikalisasi dan dihasut oleh Hamas dan organisasi teror lainnya.
Kementerian Luar Negeri Israel meminta penjaga Wakaf Yordania, untuk segera mengeluarkan dari Masjid al-Aqsa para ekstremis yang berencana melakukan kerusuhan pada hari Minggu selama sholat Muslim di Temple Mount dan Berkat Imam di Tembok Barat.
Wakaf adalah badan yang ditunjuk Yordania yang mengelola kompleks masjid al-Aqsa, yang dikenal sebagai Temple Mount oleh orang Yahudi.
Baca Juga: Hamas: Jemaah Masjid Al-Aqsa Bayar Harga Normalisasi Negara-negara Arab dengan Israel
"Jika polisi Israel, menyerang jamaah lagi, dalam upaya untuk mengosongkan jamaah (masjid), dalam persiapan untuk serangan besar ke masjid, itu akan, mendorong situasi ke arah lebih banyak ketegangan dan kekerasan, yang harganya akan dibayar semua orang,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Yordania, Duta Besar Sinan al-Majali, dalam sebuah pernyataan pada Sabtu malam waktu setempat.
“Pemerintah Israel memikul tanggung jawab atas eskalasi di Yerusalem dan di semua wilayah Palestina yang diduduki dan atas kerusakan yang akan memburuk jika tidak menghentikan serangannya ke masjid suci al-Aqsa," kata al-Majali.
Peringatan dari Yordania diikuti oleh pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Israel pada hari Minggu pagi, yang mengatakan bahwa orang-orang yang membarikade diri di dalam masjid al-Aqsa adalah massa yang berbahaya, diradikalisasi dan dihasut oleh Hamas dan organisasi teror lainnya.
Kementerian Luar Negeri Israel meminta penjaga Wakaf Yordania, untuk segera mengeluarkan dari Masjid al-Aqsa para ekstremis yang berencana melakukan kerusuhan pada hari Minggu selama sholat Muslim di Temple Mount dan Berkat Imam di Tembok Barat.
Wakaf adalah badan yang ditunjuk Yordania yang mengelola kompleks masjid al-Aqsa, yang dikenal sebagai Temple Mount oleh orang Yahudi.
Baca Juga: Hamas: Jemaah Masjid Al-Aqsa Bayar Harga Normalisasi Negara-negara Arab dengan Israel
(ian)
Lihat Juga :