Siap Tempur! Israel Kerahkan Lebih Banyak Infanteri dan Artileri di Selatan serta Utara

Jum'at, 07 April 2023 - 22:01 WIB
loading...
Siap Tempur! Israel...
Tentara Israel berdiri di samping unit artileri bergerak di dekat kota Katzrin, Dataran Tinggi Golan, 19 Maret 2014. Foto/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan pada Jumat (7/4/2023) bahwa pihaknya telah menambah penempatan infanteri dan artileri di selatan dan utara negara itu.

Pengerahan itu untuk mempersiapkan kemungkinan eskalasi di tengah serangan roket yang terus berlanjut dari Jalur Gaza.

"Berdasarkan penilaian situasi, kami telah membuat keputusan memperluas pasukan infanteri dan artileri reguler kami ke Komando Selatan dan Komando Utara untuk memperkuat pertahanan untuk semua kemungkinan skenario," ujar juru bicara IDF Daniel Hagari.

“Serangan Israel di berbagai arah sepanjang malam hingga Jumat adalah indikasi yang jelas bahwa IDF mampu dan siap menjalankan misinya," papar juru bicara itu.

"Kami menganggap negara Lebanon bertanggung jawab atas segala sesuatu yang terjadi di wilayahnya, termasuk penembakan yang dilakukan oleh Hamas, dan kami tidak akan membiarkan Hamas beroperasi dari Lebanon," tegas dia.

Baca juga: Liga Arab Kutuk Netanyahu Soal Kebiadaban Israel di Masjid Al-Aqsa

Media Israel melaporkan, mengutip Hagari, bahwa 44 roket telah ditembakkan semalam dari Jalur Gaza ke arah Israel selatan.

Sembilan roket di antaranya gagal mencapai perbatasan wilayah Palestina, 12 roket jatuh ke laut, 14 roket mendarat di ladang, satu roket menghantam gedung apartemen di kota Sderot, dan delapan roket dicegat sistem pertahanan udara Iron Dome.

Hagari juga mengatakan pertahanan udara Israel menyerang lebih dari sepuluh sasaran Hamas di Jalur Gaza, menggunakan sekitar 50 ton amunisi.

Baca juga: Israel Serang Lebanon setelah Gempur Jalur Gaza

Pada Kamis, media Israel melaporkan puluhan roket telah ditembakkan dari Lebanon, menargetkan kota-kota perbatasan dan kota-kota yang terletak di wilayah Galilea utara dan barat.

IDF mengatakan bahwa 34 roket telah ditembakkan dari Lebanon, 23 roket di antaranya dicegat oleh sistem pertahanan udara.

Ia menyalahkan serangan itu pada kelompok pejuang Palestina Hamas, yang menguasai Jalur Gaza.

Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant memerintahkan kontrol komando untuk mempersiapkan setiap tanggapan potensial.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada hari yang sama bahwa para pelaku akan membayar setiap tindakan agresi.

Dia menambahkan tidak ada debat politik internal yang akan mengganggu itu.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Inggris Ganti Perdana...
Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?
Rekomendasi
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Lolos ke Jakarta, Peserta...
Lolos ke Jakarta, Peserta Liga Bintang Juara GTV Ungkap Pengalaman Seru dan Menegangkan
Berita Terkini
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved