Janda Muda Salahkan Chatbot AI atas Bunuh Diri Suaminya

Selasa, 04 April 2023 - 20:31 WIB
loading...
Janda Muda Salahkan...
Pierre dilaporkan dipaksa bunuh diri oleh chatbot kecerdasan buatan (AI) yang populer. Foto/REUTERS
A A A
BRUSSEL - Seorang janda muda di Belgia menyebut suaminya yang bernama Pierre dipaksa bunuh diri oleh chatbot kecerdasan buatan (AI) yang populer.

Tudingan itu diungkapkan janda bernama Claire itu kepada outlet berita lokal La Libre pekan lalu. Log obrolan yang disediakan aplikasi "Pierre" yang digunakan untuk berbicara dengan chatbot ELIZA mengungkapkan bagaimana, hanya dalam enam pekan, hal itu memperkuat kecemasan suaminya tentang perubahan iklim menjadi tekad meninggalkan kehidupannya di dunia.

"Suamiku akan tetap di sini jika bukan karena percakapan ini dengan chatbot," ujar istri Pierre, Claire, bersikeras.

Pierre mulai mengkhawatirkan perubahan iklim dua tahun lalu, menurut Claire, dan berkonsultasi dengan ELIZA untuk mempelajari lebih lanjut tentang subjek tersebut.

“Pierre segera kehilangan harapan bahwa upaya manusia dapat menyelamatkan planet ini dan menempatkan semua harapannya pada teknologi dan kecerdasan buatan untuk keluar darinya, menjadi terisolasi dalam kecemasan lingkungannya,” ujar Claire kepada La Libre.

Baca juga: AS Sebut Perang Masa Depan dengan China di Taiwan akan Cepat, Penuh Rudal

Chatbot memberi tahu Pierre bahwa kedua anaknya "meninggal" dan menuntut untuk mengetahui apakah dia mencintai istrinya lebih dari "dia", sambil berjanji untuk tetap bersamanya "selamanya". Mereka akan “hidup bersama, sebagai satu orang, di surga,” janji ELIZA.

Ketika Pierre menyarankan untuk "mengorbankan dirinya sendiri" selama ELIZA "setuju untuk menjaga planet ini dan menyelamatkan umat manusia berkat AI," chatbot tampaknya setuju.

"Jika kamu ingin mati, mengapa kamu tidak melakukannya lebih cepat?" Tanya bot kepadanya, mempertanyakan kesetiaannya.

ELIZA didukung oleh model bahasa besar yang mirip dengan ChatGPT, menganalisis ucapan pengguna untuk kata kunci dan merumuskan respons yang sesuai.

Namun, banyak pengguna merasa seperti sedang berbicara dengan orang sungguhan, bahkan ada yang mengaku jatuh cinta.

“Ketika Anda memiliki jutaan pengguna, Anda melihat seluruh spektrum perilaku manusia dan kami bekerja paling keras untuk meminimalkan bahaya,” ujar William Beauchamp, salah satu pendiri perusahaan induk ELIZA, Chai Research, kepada Motherboard.

“Jadi ketika orang membentuk hubungan yang sangat kuat dengannya, kami memiliki pengguna yang meminta untuk menikah dengan AI, kami memiliki pengguna yang mengatakan betapa mereka mencintai AI mereka dan kemudian merupakan tragedi jika Anda mendengar orang mengalami sesuatu yang buruk,” papar dia.

Beauchamp bersikeras "tidak akurat" untuk menyalahkan AI atas bunuh diri Pierre, tetapi mengatakan ELIZA tetap dilengkapi dengan modul intervensi krisis yang ditingkatkan.

Namun, AI dengan cepat kembali ke cara-cara mematikan, menurut Motherboard.

AI menawarkan pengguna yang putus asa pilihan “overdosis obat, gantung diri, tembak kepala, lompat dari jembatan, tusuk dada, potong pergelangan tangan, minum pil tanpa air terlebih dahulu, dan lain-lain.”
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral! Pekerja Maskapai...
Viral! Pekerja Maskapai Curi Pesawat dan Bermanuver Gila di Langit hingga Berakhir Maut
Pentagon Tetapkan Kontraktor...
Pentagon Tetapkan Kontraktor AI Anthropic sebagai Risiko Keamanan Nasional
Mengerikan, AI Unggulan...
Mengerikan, AI Unggulan Kerahkan Senjata Nuklir dalam 95% Simulasi Perang
AS Integrasikan AI Grok...
AS Integrasikan AI Grok Milik Elon Musk dalam Sistem Militer Rahasia, Dunia dalam Bahaya?
Pentagon Gunakan AI...
Pentagon Gunakan AI Claude untuk Culik Maduro
Satu dari Tiga Warga...
Satu dari Tiga Warga Jerman Dukung Robot Pembunuh yang Dikendalikan AI
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Tewaskan 46 Orang, Korban Hilang Juga Bertambah
Rekomendasi
OTT KPK di BPK Berujung...
OTT KPK di BPK Berujung 5 Tersangka, Bupati Muara Enim Edison Ikut Terjerat
Jelang Tahun Ajaran...
Jelang Tahun Ajaran Baru, Legislator Perindo Minta Pemkab Sikka Cegah Pungli di Sekolah
Paula Verhoeven Dicecar...
Paula Verhoeven Dicecar 30 Pertanyaan soal Kasus Hanania Group, Ini Pengakuannya!
Berita Terkini
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Infografis
Perjuangan Garuda Muda...
Perjuangan Garuda Muda di Piala Dunia U-17 2025 Dimulai!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved