Wanita India Ini Diperkosa 4 Pria, tapi Malah Dipenjara

Sabtu, 18 Juli 2020 - 11:36 WIB
loading...
A A A
Laporan media setempat mengatakan ketika korban memberikan pernyataannya ke pengadilan, dia diminta untuk menandatangani transkrip pernyataan tersebut. Namun, dia dia menolak dan bersikeras bahwa kedua pekerja sosial yang membantunya harus mendampinginya dan diizinkan membaca pernyataannya terlebih dahulu.

Tak lama kemudian, dua pekerja sosial tersebut bergegas masuk ke ruang pengadilan dan menuntut agar mereka ditunjukkan salinan pernyataan korban. Permintaan dua perempuan pekerja sosial itu ditolak hakim dengan alasan "pembatasan hukum", yang menyebabkan pertengkaran di pengadilan.

Selanjutnya, hakim pengadilan memerintahkan pendaftaran kasus terhadap ketiganya setelah mereka ditangkap dan dikirim ke penjara. “Kami merasa ajaib di level pengadilan. Alih-alih melihat kondisi mental korban dan pengasuh-pengasuhnya, mereka (justru) dikirim ke penjara," kata Ashish Ranjan Jha.

"Haruskah pengadu dikirim ke penjara karena dia tidak tahu bagaimana berbicara dengan benar?," tanya Jha. Dia juga menggambarkan penangkapan kedua pekerja sosial itu sebagai "ketidakadilan".

“Ini ketidakadilan yang luar biasa. Alih-alih memberikan medali kepada para aktivis perempuan yang membantu para korban, mereka juga dipenjara," ujarnya.

Menurutnya, pengadilan salah mengartikan "kegugupan" korban pemerkosaan sebagai gangguan terhadap proses pengadilan. Korban gugup karena ditekan untuk menceritakan apa yang dia almi secara berulang-ulang sebagai. Kegugupan korban dianggap sebagai "penghinaan terhadap pengadilan".
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
Trump Dilaporkan Dukung...
Trump Dilaporkan Dukung Presiden FIFA Infantino Jadi Sekjen PBB, Gantikan Guterres
Rekomendasi
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
Berita Terkini
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Infografis
Biaya Perang Pakistan-India...
Biaya Perang Pakistan-India selama 4 Pekan, Siapa Paling Boncos?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved