Kelompok Bersenjata Bunuh 37 Nelayan di Nigeria Utara

Jum'at, 10 Maret 2023 - 01:30 WIB
loading...
Kelompok Bersenjata...
Ilustrasi
A A A
ABUJA - Kelompok bersenjata di negara bagian Borno, timur laut Nigeria telah menewaskan sedikitnya 37 nelayan. Hal itu diungkapkan sumber-sumber milisi dan penduduk setempat kepada AFP, Kamis (9/3/2023).

Pemberontak Boko Haram yang beroperasi di daerah itu bersama saingan yang terkait dengan kelompok ISIS, ISWAP, sering menargetkan penduduk setempat untuk mencuri atau karena mereka menuduh mereka sebagai mata-mata militer atau milisi yang memerangi mereka.

Baca juga: Pastor Dibakar Hidup-hidup, Pemerintah Niger: Ini Dimensi Terburuk dari Teroris!

Pada Rabu (8/3/2023) malam, selusin pejuang yang diyakini bersama Boko Haram, menembaki sekelompok nelayan di luar desa Guggo, 18 kilometer dari kota Dikwa, kata tiga sumber.

"Kami telah menemukan 37 mayat tadi malam di sepanjang tepi sungai dan semak-semak terdekat," kata pemimpin milisi Babakura Kolo kepada AFP.

“Angka tersebut tidak lengkap dan pencarian lebih banyak jenazah sedang berlangsung di semak-semak sekitar,” kata Kolo.

Para nelayan sedang memilah hasil tangkapan mereka hari itu di tepi sungai ketika mereka disergap. Beberapa lari menyelamatkan diri, kata anggota milisi kedua Umar Ari yang memberikan jumlah kematian yang sama.

Baca juga: Horor! Mobil Tabrak Karnaval Bikers Tahunan di Nigeria, 14 Tewas

“Para teroris mengejar para nelayan yang berusaha melarikan diri, menembak mati mereka, tetapi tiga berhasil melarikan diri dan memberi tahu Dikwa tentang serangan itu,” kata Ari.

Tidak jelas berapa banyak yang pergi memancing hari itu, kata seorang warga setempat Abdullahi Kyari yang juga memberikan jumlah korban yang sama.

Baik militer maupun otoritas lokal tidak mengomentari serangan itu. Sejak pemberontakan dimulai pada tahun 2009, setidaknya 40.000 orang telah tewas dan lebih dari dua juta orang telah mengungsi dari rumah mereka menurut PBB.

Kekerasan juga menyebar ke beberapa bagian negara tetangga Niger, Chad dan Kamerun, mendorong koalisi militer regional untuk memerangi militan.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Skandal Umur Politisi...
Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?
Dunia Marah pada Festival...
Dunia Marah pada 'Festival Pemerkosaan' Ini: Sekelompok Pria Telanjangi Perempuan di Siang Bolong
Bukan ke Iran atau Venezuela,...
Bukan ke Iran atau Venezuela, Apa yang Memicu AS Kirim Ratusan Tentara ke Negara Ini?
Langka, Pilot Ini Selamatkan...
Langka, Pilot Ini Selamatkan 80 Penumpang dari Pesawat yang Mesinnya Meledak di Udara
Inggris Diperintahkan...
Inggris Diperintahkan Bayar Rp9,6 Triliun untuk Ganti Rugi Pembunuhan Era Kolonial
Serangan AS di Nigeria...
Serangan AS di Nigeria Salah Sasaran, Banyak Desa Tak Berafiliasi ISIS Jadi Korban
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Israel Berusaha Pengaruhi...
Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada
Rekomendasi
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved