Hamas Kecam Rencana Menteri Israel Hancurkan Rumah Warga Palestina saat Ramadan

Rabu, 08 Maret 2023 - 20:30 WIB
loading...
Hamas Kecam Rencana...
Hamas Kecam Rencana Menteri Israel Hancurkan Rumah Warga Palestina saat Ramadan. FOTO/Reuters
A A A
GAZA - Seorang pejabat senior Hamas memperingatkan rencana Menteri Keamanan Nasional Israel , Itamar Ben-Gvir untuk melanjutkan penghancuran rumah warga Palestina di Yerusalem selama bulan suci Ramadan akan "menyebabkan ledakan terhadap pemerintah Israel yang rasis".

"Saudara-saudara kita di Yerusalem adalah pemilik tanah yang sah dan mereka tidak akan pernah membiarkan Zionis menggusur dan mengambil alih rumah mereka," kata anggota kantor Hamas di pengasingan, Hisham Qasem.

Baca juga: Hamas Seru Warga Palestina Lindungi Masjid Al-Aqsa dari Serangan Pemukim Israel

"Perlawanan Palestina sedang mempersiapkan konfrontasi sebagai tanggapan atas setiap agresi yang dilakukan terhadap ibu kota kami dan rakyat kami di Yerusalem," lanjut Qasem.

"Perlawanan kami adalah perisai pertahanan melawan agresi dan pelanggaran terus-menerus Israel di mana-mana," tambahnya.

Para pejabat senior Hamas meminta negara-negara Arab dan Muslim untuk serius bertindak melawan rencana penghancuran rumah-rumah Palestina oleh Israel di Yerusalem, yang diancam oleh Ben-Gvir untuk dilaksanakan di bulan Ramadhan.

Hamas juga mengutuk pembentukan unit militer Israel untuk sukarelawan Yahudi di kota Arab Lod untuk memerangi warga Arab, Al Watan Voice melaporkan.

"Pembentukan kelompok bersenjata teroris Yahudi di Lod yang menjawab Menteri ekstremis Itamar Ben-Gvir adalah perkembangan yang berbahaya," kata Qasem.

Baca juga: Hamas Kutuk Seruan Menteri Israel Soal Penghancuran Kota Huwara

"Ini membuktikan bahwa pemerintah fasis Israel sedang bersiap untuk meningkatkan agresinya terhadap warga Palestina (di Israel). Perilaku rasis dan fasis ini adalah komponen inti dari pemerintah Israel saat ini," lanjutnya.

Ini terjadi menyusul laporan oleh penyiar publik Kan Israel tentang pembentukan unit yang terdiri dari beberapa lusin warga sipil dengan pengalaman militer yang akan berfungsi sebagai regu siaga khusus.

Menurut Kan, ini mungkin yang pertama dari beberapa yang didirikan di kota-kota dengan jumlah penduduk Arab yang besar.

"Saya berterima kasih kepada perdana menteri karena menerima permintaan saya untuk pembentukan penjaga nasional dan penambahan ribuan petugas polisi," cuit Ben-Gvir pada Senin.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Duh, AS-Iran Saling...
Duh, AS-Iran Saling Serang Lagi Gara-Gara Salah Menafsirkan MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Tito Dorong Penguatan...
Tito Dorong Penguatan BNPP RI untuk Percepatan Pembangunan dan Keamanan Perbatasan
Berita Terkini
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Infografis
Rencana Menteri Israel...
Rencana Menteri Israel untuk Lenyapkan Palestina di Tepi Barat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved