Berikan Rusia Teknologi Penerbangan, 2 Warga AS Diciduk

Jum'at, 03 Maret 2023 - 16:18 WIB
loading...
Berikan Rusia Teknologi...
Berikan Rusia teknologi penerbangan, 2 warga AS diciduk. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
WASHINGTON - Dua warga negara Amerika Serikat (AS) ditangkap di Kansas City karena diduga mengirim teknologi penerbangan ke Rusia . Penangkapan itu diumumkan Departemen KehakimanAS.

Cyril Gregory Buyanovsky (59) dan Douglas Robertson (55) menghadapi beberapa dakwaan, termasuk mengekspor barang-barang yang dikendalikan tanpa lisensi, memalsukan dan gagal mengajukan informasi ekspor elektronik, dan menyelundupkan barang yang bertentangan dengan undang-undang AS.

Penangkapan mereka adalah langkah terbaru oleh Satuan Tugas KleptoCapture Departemen Kehakiman AS, yang terdiri dari jaksa federal, penyelidik dan analis, yang telah bekerja selama setahun terakhir untuk melakukan kampanye global melawan pencucian uang dan penghindaran sanksi untuk mendukung pemerintah Rusia.

Menurut Departemen Kehakiman, satuan tugas ini telah menghasilkan lebih dari 30 dakwaan terhadap pendukung Kremlin dan militer Rusia yang terkena sanksi.

Baca Juga: Blinken-Lavrov Bertemu untuk Pertama Kalinya Sejak Invasi Rusia ke Ukraina

Menurut jaksa penuntut, perusahaan Perdagangan KanRus yang berbasis di AS menjual dan memasang peralatan elektronik Barat untuk pesawat terbang dan diduga menjual peralatan ke perusahaan Rusia dan menyediakan layanan perbaikan untuk pesawat Rusia.

Untuk menghindari sanksi AS, jaksa mengatakan Buyanovsky dan Robertson menyembunyikan siapa klien mereka, berbohong tentang berapa harga produk dan dibayar melalui rekening bank asing.

Setelah perang Rusia di Ukraina dimulai tahun lalu, pemerintah AS memberlakukan sanksi tambahan atas pengiriman ke Rusia.

"Buyanovsky dan Robertson mendiskusikan opsi mereka untuk terus mengirimkan pengiriman ke setidaknya satu klien di Rusia," kata jaksa penuntut, termasuk dengan mengirimkan pengiriman melalui negara pihak ketiga seperti dilansir dari CNN, Jumat (3/3/2023).

Baca Juga: Sentil AS, Rusia Keluarkan Peringatan Tentang Perang Nuklir

Menurut dakwaan, pengiriman KanRus pada Februari 2022 ditandai oleh Departemen Perdagangan karena tidak memiliki lisensi yang sesuai.

Segera setelah itu, Robertson, yang merupakan pilot komersial, diduga memberi tahu klien yang berbasis di Rusia bahwa segalanya menjadi rumit di AS dan faktur harus kurang dari USD50.000 karena jika tidak, akan ada lebih banyak dokumen dan visibilitas.

"Ini BUKAN waktu yang tepat untuk keduanya," ia menambahkan

Pengiriman ke klien Rusia itu kemudian dikirim melalui Laos, kata jaksa penuntut.

Baca Juga: Bertemu Lavrov di Pertemuan G20, Ini yang Disampaikan Blinken
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Iran: Israel Ingin Sabotase...
Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS
Rekomendasi
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Kajari Serdang Bedagai...
Kajari Serdang Bedagai Diamankan Kejagung, Diduga Tak Profesional
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved