Pentagon Tak Percaya Vladimir Putin Punya Nyali Mengebom Nuklir Ukraina
Kamis, 02 Maret 2023 - 10:20 WIB
loading...
Pentagon tak percaya Presiden Rusia Vladimir Putin memiliki nyali untuk menggunakan bom nuklir dalam perangnya di Ukraina. Foto/Sputnik/Sergey Bobylev/Pool via REUTERS/File Photo
A
A
A
WASHINGTON - Pentagon tidak percaya Presiden Presiden Rusia Vladimir Putin memiliki nyali untuk menggunakan bom nuklir dalam perangnya di Ukraina . Itu terlepas dari retorika menakutkan para petinggi Kremlin tentang penggunaan senjata pemusnah massal tersebut.
Berbicara dalam rapat dengar pendapat dengan Komite Angkatan Bersenjata Parlemen tentang dukungan militer Amerika Serikat (AS) untuk Ukraina, Wakil Menteri Pertahanan untuk Kebijakan Colin Kahl meragukan kemungkinan bahwa Putin memiliki keberanian untuk menggunakan senjata nuklir.
“Kabar baiknya adalah...,” katanya. “Saya rasa mereka tidak akan melakukannya.”
Kahl, pembuat kebijakan terkemuka di Departemen Pertahanan AS, memperjelas bahwa seluruh pemerintah AS, dari Gedung Putih, badan intelijen, hingga Menteri Pertahanan Loyd Austin III, telah memperingatkan rekan-rekan Rusia mereka bahwa penggunaan senjata nuklir terhadap Kiev adalah garis merah yang tidak bisa dilintasi.
“Setiap penggunaan senjata nuklir di Ukraina, dalam skala apa pun akan dianggap sebagai peristiwa yang mengubah dunia yang akan membawa konsekuensi parah yang jauh melebihi apa yang dialami Rusia hingga saat ini,” katanya.
“Banyak pengekangan yang telah kami operasikan tidak akan lagi [berlanjut] di dunia di mana Rusia melewati ambang itu," ujar Kahl, seperti dikutip dari Vice, Kamis (2/3/2023).
Berbicara dalam rapat dengar pendapat dengan Komite Angkatan Bersenjata Parlemen tentang dukungan militer Amerika Serikat (AS) untuk Ukraina, Wakil Menteri Pertahanan untuk Kebijakan Colin Kahl meragukan kemungkinan bahwa Putin memiliki keberanian untuk menggunakan senjata nuklir.
“Kabar baiknya adalah...,” katanya. “Saya rasa mereka tidak akan melakukannya.”
Baca juga: Kremlin Sebut 3 Kekuatan Nuklir NATO Secara De Facto Perang dengan Rusia
Kahl, pembuat kebijakan terkemuka di Departemen Pertahanan AS, memperjelas bahwa seluruh pemerintah AS, dari Gedung Putih, badan intelijen, hingga Menteri Pertahanan Loyd Austin III, telah memperingatkan rekan-rekan Rusia mereka bahwa penggunaan senjata nuklir terhadap Kiev adalah garis merah yang tidak bisa dilintasi.
“Setiap penggunaan senjata nuklir di Ukraina, dalam skala apa pun akan dianggap sebagai peristiwa yang mengubah dunia yang akan membawa konsekuensi parah yang jauh melebihi apa yang dialami Rusia hingga saat ini,” katanya.
“Banyak pengekangan yang telah kami operasikan tidak akan lagi [berlanjut] di dunia di mana Rusia melewati ambang itu," ujar Kahl, seperti dikutip dari Vice, Kamis (2/3/2023).
Lihat Juga :