Takut Jadi Korban Rudal Rusia, Maskapai Eropa Hentikan Penerbangan ke Moldova

Rabu, 01 Maret 2023 - 05:11 WIB
loading...
A A A
Badan Intelijen dan Keamanan Moldova kemudian mengonfirmasi ancaman tersebut dalam sebuah pernyataan, mengungkapkan: “Baik dari informasi yang disajikan oleh mitra Ukraina kami dan juga dari aktivitas operasi kami, aktivitas subversif dengan tujuan merusak Republik Moldova, pesanan destabilisasi dan pelanggaran publik diidentifikasi."

Presiden Moldova Maia Sandu juga baru-baru ini menuduh Moskow merencanakan untuk menggunakan “penyabotase dengan latar belakang militer, berkamuflase dengan pakaian sipil, untuk melakukan tindakan kekerasan, serangan terhadap institusi negara dan menyandera” dalam upaya untuk menggulingkan tatanan konstitusional dan menggantikan kekuasaan Chisinau yang sah dengan yang tidak sah, dan mencegah negara tersebut untuk bergabung dengan Uni Eropa.

Sementara Rusia membantah klaim tersebut, Sandu menegaskan; "Upaya Kremlin untuk membawa kekerasan ke negara kita akan gagal."

Sementara itu, Rusia telah membalas dengan tuduhan itu, mengeklaim bahwa Ukraina berencana untuk menyerang wilayah Transnistria yang memisahkan diri dari Moldova yang didukung Moskow, di mana 1.500 tentara Rusia ditempatkan—sebuah klaim yang segera dibantah oleh Moldova.

Sejauh ini, Wizz Air adalah satu-satunya maskapai penerbangan yang keluar dari Moldova, dengan Turkish Airlines, Air Moldova, dan Tarom Rumania semuanya masih melayani negara tersebut.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Acuhkan Trump, Iran...
Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding
Rekomendasi
GSDC 2026 di ICE BSD...
GSDC 2026 di ICE BSD Perkuat Posisi Indonesia dalam Industri MICE Berkelanjutan
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Polri Gelar Doa Bersama Lintas Agama
MUI Siapkan Naskah Akademik...
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LBGT, DPR Janji Tindak Lanjuti
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved