Filipina Kirim Kapal Perang ke Pulau Buatan China di Laut China Selatan

Sabtu, 11 Mei 2024 - 21:50 WIB
loading...
Filipina Kirim Kapal...
Filipina siap berperang melawan China. Foto/Reuters
A A A
MANILA - Filipina mengatakan pada Sabtu (11/5/2024) bahwa mereka telah mengerahkan kapal ke wilayah sengketa di Laut Cina Selatan, di mana Filipina menuduh China membangun “pulau buatan” dalam perselisihan maritim yang semakin meningkat.

"Penjaga pantai mengirim sebuah kapal untuk memantau aktivitas ilegal China, menciptakan 'pulau buatan'", kata kantor Presiden Ferdinand Marcos Jr, dilansir Reuters. Dia menambahkan dua kapal lainnya sedang ditempatkan secara bergilir di wilayah tersebut.

Juru bicara Penjaga Pantai Filipina Komodor Jay Tarriela mengatakan di sebuah forum bahwa telah terjadi “reklamasi skala kecil” di Sabina Shoal, yang disebut Manila sebagai Escoda, dan bahwa Tiongkok adalah “pihak yang paling mungkin melakukan reklamasi”.

Kedutaan Besar China di Manila tidak segera menanggapi permintaan komentar atas pernyataan Filipina, yang dapat memperdalam keretakan bilateral.

Penasihat keamanan nasional Filipina pada hari Jumat menyerukan pengusiran diplomat Tiongkok atas dugaan kebocoran percakapan telepon dengan seorang laksamana Filipina mengenai sengketa maritim.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Jejak Diplomasi Nabi...
Jejak Diplomasi Nabi Muhammad SAW dalam Peperangan Islam, dari Perjanjian Hudaibiyah hingga Fathu Makkah
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Efisiensi, Malaysia...
Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan
Rekomendasi
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
Berita Terkini
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Infografis
3 Kapal Perusak Tipe...
3 Kapal Perusak Tipe 055 China Berlatih di Berbagai Wilayah Laut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved