Ratusan Gadis Iran Diracun Biar Tidak Masuk Sekolah
Selasa, 28 Februari 2023 - 16:52 WIB
loading...
A
A
A
Awal bulan ini, orang tua siswa yang sakit berkumpul di luar kegubernuran Qom untuk “menuntut penjelasan” dari pejabat pendidikan.
“Kami tidak ingin sekolah yang tidak aman” dan “sekolah harus diamankan”, teriak ratusan pengunjuk rasa.
Para korban melaporkan gejala mual, sakit kepala, batuk, kesulitan bernapas, dan jantung berdebar-debar.
Wakil Gubernur Provinsi Lorestan, Majid Monemi, pada hari Minggu dilaporkan mengatakan bahwa 50 anak perempuan di sebuah sekolah menengah atas di Borujerd diracuni.
Baca Juga: Iran Ancam Habisi Trump, AS: Kami Akan Respons Setiap Serangan
Jaksa Agung Iran Mohammad Jafar Montazeri memerintahkan penyelidikan yudisial atas peracunan yang dilaporkan pekan lalu.
“Kami tidak ingin sekolah yang tidak aman” dan “sekolah harus diamankan”, teriak ratusan pengunjuk rasa.
Para korban melaporkan gejala mual, sakit kepala, batuk, kesulitan bernapas, dan jantung berdebar-debar.
Wakil Gubernur Provinsi Lorestan, Majid Monemi, pada hari Minggu dilaporkan mengatakan bahwa 50 anak perempuan di sebuah sekolah menengah atas di Borujerd diracuni.
Baca Juga: Iran Ancam Habisi Trump, AS: Kami Akan Respons Setiap Serangan
Jaksa Agung Iran Mohammad Jafar Montazeri memerintahkan penyelidikan yudisial atas peracunan yang dilaporkan pekan lalu.
Lihat Juga :