Jenderal Polandia: Ukraina Mungkin Sudah Punya Senjata Nuklir

Kamis, 09 Februari 2023 - 13:07 WIB
loading...
Jenderal Polandia: Ukraina...
Jenderal Polandia Waldemar Skrzypczak. Foto/Twitter/AndrzejJakiewic
A A A
WARSAWA - Karena potensi nuklirnya yang berskala besar, Ukraina mungkin telah membuat bom nuklir, menurut dugaan Jenderal Polandia Waldemar Skrzypczak.

“Saya tidak mengesampingkan Ukraina memiliki senjata nuklir, karena Ukraina memiliki pembangkit listrik tenaga nuklir, ilmuwan, laboratorium, dan pengetahuan. Dengan kata lain, semua yang mereka butuhkan untuk memiliki senjata semacam itu. Nyatanya, hari ini tidak ada yang melarang orang Ukraina memilikinya,” ujar Skrzypczak, mantan komandan Angkatan Darat Polandia, dalam wawancara dengan media Polandia.

Ukraina menyerahkan senjata nuklir era Soviet terakhirnya ke Rusia pada pertengahan 1990-an setelah menandatangani perjanjian jaminan keamanan dengan Moskow dan Washington.

Tahun lalu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memperingatkan Kiev mungkin mencabut status senjata non-nuklirnya karena "agresi Rusia."

Baca juga: Pria Transgender India akan Lahirkan Bayi pada Maret, Sang Istri yang Dulu Cowok Ucap Alhamdulillah

Oktober lalu, kepala Pasukan Radiasi, Kimia, dan Biologi Rusia Igor Kirillov mengatakan Kiev memiliki potensi teknologi dan basis industri untuk membuat bom kotor radioaktif, termasuk lebih dari 1.500 ton bahan bakar bekas dari pembangkit listrik tenaga nuklir, pabrik penambangan bijih uranium, dan pusat penelitian di Kharkov dan Kiev yang terbukti berperan penting dalam riset nuklir era Soviet.

Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu menghubungi rekan-rekannya di Amerika Serikat (AS), Prancis, Inggris, dan Turki pada bulan yang sama untuk menyampaikan kekhawatiran Moskow tentang potensi penggunaan bom kotor oleh Kiev untuk menuduh Rusia melakukan provokasi.

Pejabat Ukraina menyangkal negaranya memiliki atau berencana memperoleh senjata semacam itu, dan menekankan kepatuhan ketat Kiev terhadap Perjanjian Non-Proliferasi.

Baca juga: Bos NATO Ungkap Besarnya Pendanaan untuk Ukraina, Capai Rp1.816 Triliun

Namun, pekan lalu, Duta Besar Ukraina untuk Jerman Oleksiy Makeev mengumumkan keinginan Kiev untuk "memulai diskusi" tentang status nuklir negara itu.

Dia mengatakan perjanjian keamanan Memorandum Budapest 1994 yang membuat Ukraina menyerahkan nuklirnya terbukti sebagai "sinyal buruk bagi semua negara di dunia yang menyadari bahwa hanya senjata nuklir yang dapat menyelamatkan mereka” dari “agresor” seperti Rusia.

Musim panas lalu, mantan Menteri Luar Negeri dan Pertahanan Polandia Radoslaw Sikorski mengatakan kekuatan Barat dapat mentransfer senjata nuklir ke Ukraina, mengingat Rusia telah "melanggar" Memorandum Budapest.

Presiden Zelensky mengancam akan mencabut status non-nuklir Kiev dan memulai konsultasi di bawah Memorandum Budapest pada Konferensi Keamanan Munich pada Februari 2022.

Janji Ukraina menghapus senjata nuklir sudah ada sejak sebelum Memorandum Budapest hingga deklarasi kedaulatan negara Kiev Juli 1990, yang mengikat republik itu "untuk tidak menerima, memproduksi, atau memperoleh senjata nuklir."

Semua lebih dari 1.700 hulu ledak nuklir yang dipindahkan Kiev ke Moskow pada 1990-an tetap berada di bawah kendali Rusia melalui football nuklir yang dipegang Presiden Boris Yeltsin.

Moskow menandatangani Memorandum Budapest dengan pemahaman Ukraina akan tetap menjadi negara yang bersahabat, secara militer nonblok. Ketentuan itu berulang kali dilanggar oleh pendukung Kiev, AS, dalam revolusi warna pada tahun 2005 dan 2014.

Undang-undang tahun 2019 mengamandemen konstitusi Ukraina untuk menempatkannya pada “jalur strategis ” untuk bergabung dengan NATO dan Uni Eropa.

Maret lalu, kepala Intelijen Luar Negeri Sergey Naryshkin mengatakan Rusia memiliki intelijen untuk memastikan Ukraina sedang mengerjakan senjata nuklir, dan Washington mengetahuinya.

Presiden Rusia Vladimir Putin telah memperingatkan Moskow akan mempertimbangkan upaya membuat senjata nuklir taktis oleh Kiev sebagai "ancaman strategis" bagi Rusia.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Ini Alasan Jepang Naikkan...
Ini Alasan Jepang Naikkan Biaya Visa Masuk hingga 5 Kali Lipat
Rekomendasi
Warga Jakarta Bangun...
Warga Jakarta Bangun Gerakan Bersama Perangi Polusi Udara
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Lawan Tawuran dan Bullying,...
Lawan Tawuran dan Bullying, Pemkot Jakpus-MNC Peduli Bina 1.725 Anggota PMR
Berita Terkini
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Infografis
10 Radar Militer Terbaik...
10 Radar Militer Terbaik di Dunia, Sudah Teruji di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved