Philips akan Pecat 6.000 Karyawan di Penjuru Dunia pada 2025

Senin, 30 Januari 2023 - 22:01 WIB
loading...
Philips akan Pecat 6.000...
Logo perusahaan teknologi Belanda, Philips, terlihat di kantor pusat perusahaan di Amsterdam, Belanda. Foto/REUTERS/Eva Plevier
A A A
AMSTERDAM - Raksasa teknologi kesehatan Belanda, Philips, mengumumkan pada Senin (30/1/2023) akan mengurangi stafnya sebanyak 6.000 karyawan di seluruh dunia pada tahun 2025.

Langkah ini sebagai tambahan dari pemutusan hubungan kerja (PHK) yang diumumkan sebelumnya.

“Selain pengurangan tenaga kerjanya sebanyak 4.000 posisi yang diumumkan pada Oktober 2022, yang diterapkan sesuai rencana, Philips akan mengurangi tenaga kerjanya dengan tambahan 6.000 peran secara global pada tahun 2025, di mana 3.000 di antaranya akan dilaksanakan pada tahun 2023 sejalan dengan peraturan dan proses lokal yang relevan," papar pernyataan perusahaan itu.

Perusahaan menjelaskan keputusan untuk mengurangi tenaga kerja dengan perlunya restrukturisasi di bawah strategi kinerja tinggi yang baru.

Baca juga: Sudah Minta Rudal, Tank, dan Jet Tempur, Kini Ukraina Ingin Kapal Selam Jerman
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wanita Ini Dipecat karena...
Wanita Ini Dipecat karena Suaminya Kerja di Perusahaan Saingan, Urusannya sampai Pengadilan
Gelombang PHK di Tengah...
Gelombang PHK di Tengah Krisis Energi Ungkap Rapuhnya Fondasi Ekonomi China
Kim Jong-un Pecat Wakil...
Kim Jong-un Pecat Wakil PM Kabinet Korut di Tempat, Marahi Pejabat Tak Becus
Kekurangan Dana, Palang...
Kekurangan Dana, Palang Merah Internasional akan Pangkas 2.900 Pekerja
Amazon Umumkan PHK Massal...
Amazon Umumkan PHK Massal 14.000 Pegawai, Ingin Fokus AI
2 Jenderal dan 7 Perwira...
2 Jenderal dan 7 Perwira Senior China Dipecat karena Korupsi
Menaker: Pemerintah...
Menaker: Pemerintah Komitmen Cegah PHK dengan Berbagai Program Nyata
AS Bombardir Jembatan...
AS Bombardir Jembatan Bandar-e Khamir Iran, Korban Tewas Bertambah Jadi 7 Orang
Trump Tuduh China Pegang...
Trump Tuduh China Pegang 220 Juta Data Pemilih AS, Sebut Skandal Terbesar dalam Sejarah
Rekomendasi
MilkLife Athletics Challenge...
MilkLife Athletics Challenge Seri 1 2026 Perluas Jalur Pembinaan Atletik
Boyamin: Penetapan Tersangka...
Boyamin: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Tak Perlu Izin Presiden, Ini Aturannya
Sekjen Kemendagri: HUT...
Sekjen Kemendagri: HUT ke-344 Bandar Lampung, Momentum Perkuat Ekonomi Daerah
Berita Terkini
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved