Gedung Putih Murka Lavrov Bandingkan Pendekatan AS dengan Holocaust
Kamis, 19 Januari 2023 - 14:35 WIB
loading...
Juru bicara keamanan nasional Gedung Putih John Kirby. Foto/Reuters
A
A
A
WASHINGTON - Gedung Putih mengecam pernyataan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov yang membandingkan pendekatan Amerika Serikat (AS) ke Rusia dengan upaya Nazi untuk membasmi orang-orang Yahudi selama Holocaust .
“Reaksi pertama kami adalah betapa beraninya dia membandingkan apa pun dengan Holocaust, apa pun. Apalagi perang yang mereka mulai,” kata juru bicara keamanan nasional Gedung Putih John Kirby dalam sebuah pengarahan.
“Hampir tidak masuk akal sehingga tidak layak untuk ditanggapi, selain dari cara yang benar-benar ofensif di mana dia mencoba menjebak kita dalam hal Hitler dan Holocaust,” tambahnya seperti dikutip dari The Hill, Kamis (19/1/2023).
Baca: Lavrov: AS Tidak Cukup Kuat Lawan China dan Rusia
Sebelumnya Lavrov menuduh AS berusaha membentuk koalisi negara-negara Eropa untuk menyelesaikan "pertanyaan Rusia" pada konferensi pers pada hari Rabu, merujuk pada rencana Nazi untuk genosida orang-orang Yahudi selama Perang Dunia II yang dikenal sebagai "Solusi Akhir".
“Mereka mengobarkan perang melawan negara kami dengan tugas yang sama: ‘solusi akhir’ dari pertanyaan Rusia,” kata Lavrov, menurut Reuters.
"Sama seperti Hitler menginginkan 'solusi akhir' untuk pertanyaan Yahudi, sekarang, jika Anda membaca politisi Barat...mereka dengan jelas mengatakan Rusia harus menderita kekalahan strategis," tambahnya.
“Reaksi pertama kami adalah betapa beraninya dia membandingkan apa pun dengan Holocaust, apa pun. Apalagi perang yang mereka mulai,” kata juru bicara keamanan nasional Gedung Putih John Kirby dalam sebuah pengarahan.
“Hampir tidak masuk akal sehingga tidak layak untuk ditanggapi, selain dari cara yang benar-benar ofensif di mana dia mencoba menjebak kita dalam hal Hitler dan Holocaust,” tambahnya seperti dikutip dari The Hill, Kamis (19/1/2023).
Baca: Lavrov: AS Tidak Cukup Kuat Lawan China dan Rusia
Sebelumnya Lavrov menuduh AS berusaha membentuk koalisi negara-negara Eropa untuk menyelesaikan "pertanyaan Rusia" pada konferensi pers pada hari Rabu, merujuk pada rencana Nazi untuk genosida orang-orang Yahudi selama Perang Dunia II yang dikenal sebagai "Solusi Akhir".
“Mereka mengobarkan perang melawan negara kami dengan tugas yang sama: ‘solusi akhir’ dari pertanyaan Rusia,” kata Lavrov, menurut Reuters.
"Sama seperti Hitler menginginkan 'solusi akhir' untuk pertanyaan Yahudi, sekarang, jika Anda membaca politisi Barat...mereka dengan jelas mengatakan Rusia harus menderita kekalahan strategis," tambahnya.
Lihat Juga :