G7 Desak Taliban Cabut Larangan Perempuan Bekerja di LSM

Sabtu, 31 Desember 2022 - 01:30 WIB
“Taliban terus menunjukkan penghinaan mereka terhadap hak, kebebasan, dan kesejahteraan rakyat Afghanistan, khususnya perempuan dan anak perempuan,” tambahnya.

Baca: Pejabat PBB Desak Taliban Cabut Larangan Perempuan Bekerja di LSM

Pernyataan itu muncul setelah enam badan bantuan menangguhkan operasi di Afghanistan sebagai tanggapan atas larangan tersebut. Mereka termasuk Christian Aid, ActionAid, Save the Children, Dewan Pengungsi Norwegia dan CARE.

Komite Penyelamatan Internasional, yang memberikan tanggap darurat di bidang kesehatan, pendidikan, dan bidang lain serta mempekerjakan 3.000 wanita di seluruh Afghanistan, juga mengatakan akan menangguhkan layanan.

“Jutaan orang di Afghanistan berada di ambang kelaparan,” kata kepala program global Christian Aid, Ray Hasan. “Larangan pekerja bantuan perempuan hanya akan membatasi kemampuan kami untuk membantu semakin banyak orang yang membutuhkan,” lanjutnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!