Demi Dongkrak Kekuatan Militer, Jepang Siapkan Anggaran Rp13,4 Kuadriliun

Sabtu, 24 Desember 2022 - 11:30 WIB
Pemerintah Jepang juga mengatakan akan menaikkan pengeluaran pertahanan lebih dari seperempat pada tahun depan, termasuk USD1,6 miliar untuk membeli rudal jelajah Tomahawk buatan AS yang akan menjadi bagian dari pembangunan militer terbesarnya sejak Perang Dunia II.

Kenaikan 26,3 persen ke rekor 6,82 triliun yen untuk tahun ini mulai 1 April akan memungkinkan Jepang untuk membelanjakan lebih dari tiga kali lipat untuk amunisi yang diinginkan untuk menghalangi saingan regional China dan Korea Utara karena serangan Rusia di Ukraina memacu ketegangan regional.

Baca: Sebut China Tantangan Strategis, Jepang Bangun Kekuatan Militer

Anggaran, yang akan disetujui oleh anggota parlemen sebelum April, mengalokasikan 897 miliar yen untuk pengembangan senjata, lebih banyak dari gabungan empat tahun sebelumnya. Jepang akan menggunakan hampir setengahnya untuk mengembangkan rudal jarak jauh baru yang bersama dengan Raytheon Technologies, Tomahawk akan memberinya kemampuan untuk menyerang target lebih dari 1.000 km jauhnya, termasuk di China.

Tokyo berencana untuk mulai mengerahkan senjata-senjata baru itu dalam waktu sekitar tiga tahun, kata seorang pejabat Kementerian Pertahanan dalam sebuah pengarahan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!