Anwar Ibrahim pada Muhyiddin: Jangan Tantang Saya!

Rabu, 07 Desember 2022 - 08:10 WIB
Anwar juga menyatakan, ada "puluhan miliar" ringgit yang dialokasikan oleh pemerintah Muhyiddin yang telah melanggar aturan dan prosedur yang ada. Bahkan, ada perusahaan dengan kepentingan pribadi yang melibatkan hubungan keluarga. Namun, Anwar tidak merinci perusahaan dan sifat bisnis yang mereka geluti.

"Mereka tidak (bersih), karena ditemukan bahwa ada persetujuan yang dilakukan tanpa mengikuti peraturan."Ini termasuk persetujuan yang dibuat selama perintah kontrol gerakan," lanjut Anwar.

Baca: Kabinet Baru Malaysia Diumumkan, Anwar Rangkap Jabatan Jadi Menkeu

Perintah kontrol pergerakan (MCO) diterapkan di bawah pemerintahan Muhyiddin untuk mengelola penyebaran COVID-19. Itu termasuk penguncian dan pembatasan pada pertemuan sosial, antara lain.

Pada awal pekan ini, Anwar, yang juga menjabat sebagai menteri keuangan, mengatakan, dia diberitahu oleh kementeriannya bahwa telah terjadi beberapa pelanggaran prosedur selama administrasi PN, menurut Malay Mail.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!