Bom Rakitan Meledak dalam Bus di Filipina Selatan, 1 Tewas dan 10 Terluka

Minggu, 06 November 2022 - 19:48 WIB
Baca: Patahkan Klaim Rusia, Pengawas Nuklir PBB Sebut Tak Ada Bukti Bom Kotor di Ukraina

“Militer dan polisi telah bekerja sama dengan pemilik bus untuk menangkap para pemeras, yang mungkin marah dengan penolakan perusahaan bus untuk membayar,” kata Galido.

Polisi menyalahkan Pejuang Kemerdekaan Islam Bangsamoro, sebuah pasukan pemberontak kecil yang telah bersekutu dengan kelompok Daesh, atas pemboman bus serupa di masa lalu.

Kelompok itu memisahkan diri beberapa tahun lalu dari Front Pembebasan Islam Moro, ketika Front Pembebasan Islam Moro mengadakan pembicaraan damai dengan pemerintah dan menerima tawaran otonomi Muslim di wilayah lima provinsi di selatan negara yang sebagian besar beragama Katolik Roma itu.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!