Putri Reema: Meninjau Ulang Hubungan AS-Arab Saudi Hal yang Positif

Rabu, 26 Oktober 2022 - 01:50 WIB
Hubungan antara AS dan Arab Saudi tidak stabil sejak pemerintahan Biden menjabat pada tahun 2021 dan membuat beberapa langkah kebijakan luar negeri, yang menurut Riyadh ditujukan untuk Kerajaan.

Itu termasuk pembekuan langsung penjualan senjata AS ke Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, menghapus Houthi yang didukung Iran dari daftar hitam kelompok teroris, mendeklasifikasi laporan intelijen tentang pembunuhan Jamal Khashoggi, dan mencoba menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Iran yang sekarang sudah tidak berlaku.

Biden juga menolak untuk terlibat dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman sampai dia mengunjungi Kerajaan Arab Saudi Juli lalu.

Setelah hubungan tampaknya berada di jalur normalisasi, pemerintah AS mengecam OPEC+ yang pada bulan ini memutuskan akan memangkas produksi minyak hingga 2 juta barel per hari mulai bulan depan.

Para pejabat AS menuduh Arab Saudi berada di balik “langkah politik” ini, menyebutnya “berpandangan sempit” dan mengatakan bahwa Riyadh berpihak pada Rusia.

Dalam wawancaranya, Putri Reema mengatakan dengan jelas bahwa kedua negara berada pada “titik ketidaksepakatan.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!