Ogah Balas Serangan Nuklir Rusia, Macron Disemprot Menhan Inggris

Jum'at, 14 Oktober 2022 - 19:50 WIB
Apa yang The Telegraph gambarkan sebagai "perang kata-kata nuklir" antara Rusia dan Barat dimulai bulan lalu setelah Putin bersumpah bahwa Moskow akan menggunakan "semua cara" yang dimilikinya jika integritas wilayah Rusia terancam.

Pernyataan itu ditafsirkan oleh AS dan sekutunya sebagai "ancaman terselubung" untuk menyebarkan senjata nuklir selama konflik di Ukraina.

Banyak pejabat Rusia sejak itu bersikeras bahwa negara itu tidak mengancam siapa pun dengan nuklir. Mereka menunjuk pada doktrin militer Rusia, yang menyatakan bahwa senjata nuklir hanya dapat digunakan jika senjata semacam itu atau senjata pemusnah massal lainnya digunakan untuk melawan negara, atau dihadapkan dengan ancaman eksistensial dari senjata konvensional.

Baca: Rusia Mengaku Tidak Mengancam Siapa Pun dengan Senjata Nuklir

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!