Bom Rakitan Meledak, 3 Personel Pasukan PBB di Republik Afrika Tengah Tewas

Rabu, 05 Oktober 2022 - 20:31 WIB
Sejak 2013, Republik Afrika Tengah telah diguncang oleh kekerasan, ketika kelompok pemberontak Seleka yang sebagian besar Muslim menggulingkan Presiden Francois Bozize, yang memicu pembalasan dari sebagian besar milisi Kristen.

Baca: Prancis Kecam 'Perampasan Kekuasaan' Oleh Rusia di Republik Afrika Tengah

Konflik tersebut telah mencabut lebih dari satu juta orang, menurut PBB. Kekerasan mereda setelah perjanjian damai yang goyah ditandatangani pada Februari 2019 antara pemerintah dan 14 kelompok bersenjata.

Tetapi, situasinya tetap tidak stabil karena petak-petak wilayah masih di luar kendali pemerintah di salah satu negara termiskin di dunia. Pasukan penjaga perdamaian PBB dikerahkan ke CAR pada tahun 2014.

Misi tersebut saat ini menghitung lebih dari 14.200 personel berseragam dan telah menderita 147 kematian, kata situs webnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!