Hong Kong Tangkap Seorang Demonstran Berdasarkan UU Keamanan Baru
Rabu, 01 Juli 2020 - 19:29 WIB
Lam, dalam pidatonya saat acara tersebut membela undang-undang itu. Dia mengatakan undang-undang tersebut dapat membantu memulihkan stabilitas dan ketertiban di Hong Kong.
Sementara itu, sebelumnya Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo mengatakan undang-undang keamanan yang disahkan oleh Partai Komunis China (PKC) adalah undang-undang yang kejam, yang ditujukan untuk mengakhiri kebebasan Hong Kong.
Pompeo menuturkan, undang-undang ini juga mengungkap ketakutan terbesar PKC, yakni kehendak bebas dan kebebasan berpikir rakyatnya sendiri. Dia kemudian mengatakan AS akan terus berdiri bersama dan mendukung orang-orang Hong Kong yang mencintai kebebasan.
( Baca juga: Dokter Reisa Sampaikan 7 Protokol Kesehatan Aman dari COVID-19 di Angkutan Umum )
"AS akan terus berdiri dengan orang-orang Hong Kong yang cinta kebebasan dan menanggapi serangan Beijing terhadap kebebasan berbicara, pers dan majelis, serta aturan hukum, yang semuanya, sampai sekarang, telah memungkinkan wilayah tersebut untuk berkembang," ujarnya.
Sementara itu, sebelumnya Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo mengatakan undang-undang keamanan yang disahkan oleh Partai Komunis China (PKC) adalah undang-undang yang kejam, yang ditujukan untuk mengakhiri kebebasan Hong Kong.
Pompeo menuturkan, undang-undang ini juga mengungkap ketakutan terbesar PKC, yakni kehendak bebas dan kebebasan berpikir rakyatnya sendiri. Dia kemudian mengatakan AS akan terus berdiri bersama dan mendukung orang-orang Hong Kong yang mencintai kebebasan.
( Baca juga: Dokter Reisa Sampaikan 7 Protokol Kesehatan Aman dari COVID-19 di Angkutan Umum )
"AS akan terus berdiri dengan orang-orang Hong Kong yang cinta kebebasan dan menanggapi serangan Beijing terhadap kebebasan berbicara, pers dan majelis, serta aturan hukum, yang semuanya, sampai sekarang, telah memungkinkan wilayah tersebut untuk berkembang," ujarnya.
(esn)
Lihat Juga :