Junta Militer Tahan Mantan Dubes Inggris untuk Myanmar

Jum'at, 26 Agustus 2022 - 04:10 WIB
Inggris adalah negara keempat setelah Maladewa, Belanda dan Kanada, yang berjanji akan mendukung secara formal kasus yang dibawa oleh Gambia terhadap Myanmar untuk menentukan apakah militernya melakukan operasi genosida terhadap Muslim Rohingya pada tahun 2016 dan 2017.

“Tiga perusahaan sedang dihukum dengan sanksi dalam upaya untuk membatasi akses militer ke senjata dan pendapatan," kata pemerintah Inggris dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu. Myanmar berada dalam kekacauan politik dan ekonomi sejak militer menggulingkan pemerintah terpilih pada awal 2021.

Lebih dari 15.000 orang telah ditangkap dan 12.119 masih ditahan, menurut Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik, sebuah kelompok aktivis. Junta mengklaim bahwa angka itu dilebih-lebihkan.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!