PM Hongaria: Konflik Ukraina Dapat Mengakhiri Hegemoni Barat

Jum'at, 19 Agustus 2022 - 19:46 WIB
“Sangat mungkin bahwa perang inilah yang secara demonstratif akan mengakhiri supremasi Barat,” ujar Orban.

Di sisi lain, kata Orban, kekuatan non-UE sudah mendapat manfaat dari situasi tersebut, menunjuk ke Rusia yang memiliki sumber energinya sendiri.

Perdana Menteri Hongaria itu mencatat bahwa sementara impor energi UE dari Rusia telah anjlok, raksasa gas yang mayoritas kepemilikannya milik negara Rusia, Gazprom, telah melihat pendapatannya meroket.

"Beijing juga sekarang lebih baik daripada sebelum dimulainya konflik," klaim Orban.

Dia menjelaskan bahwa China sebelumnya berada di bawah belas kasihan orang Arab, tetapi tidak lagi. Klaim Orban tampaknya mengacu pada pasar minyak.

Baca juga: PM Hongaria Tawarkan Strategi Baru Akhiri Perang Rusia Ukraina

Penerima manfaat lainnya, dalam pandangan Perdana Menteri Hongaria itu, adalah perusahaan besar Amerika. Untuk membuktikan pendapatnya, Orban menunjuk keuntungan dua kali lipat untuk Exxon, empat kali lipat untuk Chevron dan enam kali lipat untuk ConocoPhillips.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!