Misi HAM PBB Selidiki Dugaan Temuan Kuburan Massal di Libya
Selasa, 05 Juli 2022 - 00:31 WIB
“Di antara para korban adalah orang cacat serta perempuan dan anak-anak,” kata laporan setebal 51 halaman itu, seperti dikutip dari Reuters.
Berdasarkan kesaksian warga dan dua kunjungan lapangan, misi tersebut menemukan “alasan yang masuk akal” bahwa milisi Kaniyat melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan. Ini mengidentifikasi empat komandan yang berpartisipasi langsung di dalamnya.
Baca: Tragis! Mobil Mogok, 20 Orang Tewas Kehausan di Gurun Libya
Pihak berwenang Libya telah menemukan 247 mayat di situs kuburan massal dan individu di daerah Tarhouna di Libya Barat. Banyak yang masih diborgol dan ditutup matanya.
Misi tersebut menggunakan citra satelit yang menunjukkan tanda-tanda gangguan tanah di antara bukti lain untuk mengidentifikasi tiga kemungkinan lokasi baru. Tapi, mungkin ada lebih banyak lagi, katanya, mengutip kuburan yang ada yang dikenal sebagai 'The Landfill' di mana hanya sebagian kecil dari situs yang telah diselidiki.
Berdasarkan kesaksian warga dan dua kunjungan lapangan, misi tersebut menemukan “alasan yang masuk akal” bahwa milisi Kaniyat melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan. Ini mengidentifikasi empat komandan yang berpartisipasi langsung di dalamnya.
Baca: Tragis! Mobil Mogok, 20 Orang Tewas Kehausan di Gurun Libya
Pihak berwenang Libya telah menemukan 247 mayat di situs kuburan massal dan individu di daerah Tarhouna di Libya Barat. Banyak yang masih diborgol dan ditutup matanya.
Misi tersebut menggunakan citra satelit yang menunjukkan tanda-tanda gangguan tanah di antara bukti lain untuk mengidentifikasi tiga kemungkinan lokasi baru. Tapi, mungkin ada lebih banyak lagi, katanya, mengutip kuburan yang ada yang dikenal sebagai 'The Landfill' di mana hanya sebagian kecil dari situs yang telah diselidiki.
Lihat Juga :