Miliarder Pakistan Beli Jet Tempur untuk Ukraina

Rabu, 18 Mei 2022 - 22:46 WIB
Menurut laporan Khaleej Times, sejak perang Rusia-Ukraina pecah pada akhir Februari, Zahoor, yang dulu tinggal di Ukraina dan mantan pemilik surat kabar Ukraina Kyiv Post, telah mendorong untuk memastikan evakuasi yang aman bagi warga Ukraina.

Laporan itu mengatakan bahwa miliarder kelahiran Karachi itu telah berusaha untuk memobilisasi dana dan membantu mengevakuasi pengungsi ke Inggris dan bagian lain di Eropa. Zahoor terus bertemu dengan kepala negara dan orang-orang berpengaruh lainnya untuk memastikan perjalanan yang aman bagi warga Ukraina.

Dia juga meminta orang-orang di dunia untuk mendukung dan memihak Ukraina saat melawan agresi Rusia.

"Ini saatnya, sebenarnya, bagi kita untuk tidak berdiam diri. Kita harus berpihak," kata Zahoor kepada Arab News pada Maret lalu.

“Saya secara terbuka memihak Ukraina karena setelah melihat (laporan dari) media Barat, Ukraina dan Rusia, saya dapat melihat dan memutuskan siapa yang mengatakan yang sebenarnya. Ini adalah waktu sebenarnya bagi semua orang untuk berbicara untuk Ukraina jika tidak, setiap negara besar akan menelan tetangga sebelahnya," sambungnya.

Baca juga: Ukraina Perintahkan Pejuang Azovstal Menyerah, Tak Mengaku Kalah

"Saya pikir kita berada dalam krisis terburuk di dunia sejak Perang Dunia Kedua. Faktanya, kita berada di tengah-tengah Eropa. Jika sesuatu terjadi pada pembangkit listrik tenaga nuklir itu, dan Ukraina memiliki 15 di antaranya. Pembangkit listrik tenaga nuklir yang diledakkan enam kali lebih kuat dari pembangkit listrik Chernobyl," ia melanjutkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!