Ukraina Perintahkan Pejuang Azovstal Menyerah, Tak Mengaku Kalah
Selasa, 17 Mei 2022 - 19:01 WIB
loading...
Asap membumbung di atas pabrik Azovstal Iron and Steel Works di kota Mariupol, 2 Mei 2022. Foto/REUTERS/Alexander Ermochenko
A
A
A
KIEV - Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina mengkonfirmasi di jaringan media sosialnya pada Selasa (17/5/2022) bahwa prajuritnya yang bersembunyi di pabrik baja Azovstal di Mariupol telah diperintahkan menyerah.
“Garnisun 'Mariupol' telah menyelesaikan misi tempur yang ditugaskan. Komando tertinggi militer mengeluarkan perintah kepada komandan unit yang terletak di Azovstal untuk menyelamatkan nyawa personel,” ungkap pernyataan militer Ukraina.
Menurut Kiev, saat memegang posisi di Azovstal, tentaranya mencegah pasukan Rusia beroperasi di lokasi lain.
Baca juga: Sangat Dekat, Rudal Nuklir Rusia Bisa Hantam Finlandia dalam 10 Detik
Kedua negara telah terlibat dalam konflik besar-besaran sejak Februari, ketika Moskow menyerang negara tetangganya setelah kebuntuan 8 tahun atas nasib Donbass.
Baca juga: Mohammed bin Salman Bawa 6 Pangeran Saudi Takziyah Meninggalnya Sheikh Khalifa
Kiev bersikeras neo-Nazi Azov dan anggota pasukan regulernya telah “mencegah implementasi rencana (yang diduga Rusia) untuk menguasai cepat Zaporozhye (di dekatnya), dan tidak mengizinkan akses ke perbatasan administratif Donetsk dan Zaporozhye.”
“Garnisun 'Mariupol' telah menyelesaikan misi tempur yang ditugaskan. Komando tertinggi militer mengeluarkan perintah kepada komandan unit yang terletak di Azovstal untuk menyelamatkan nyawa personel,” ungkap pernyataan militer Ukraina.
Menurut Kiev, saat memegang posisi di Azovstal, tentaranya mencegah pasukan Rusia beroperasi di lokasi lain.
Baca juga: Sangat Dekat, Rudal Nuklir Rusia Bisa Hantam Finlandia dalam 10 Detik
Kedua negara telah terlibat dalam konflik besar-besaran sejak Februari, ketika Moskow menyerang negara tetangganya setelah kebuntuan 8 tahun atas nasib Donbass.
Baca juga: Mohammed bin Salman Bawa 6 Pangeran Saudi Takziyah Meninggalnya Sheikh Khalifa
Kiev bersikeras neo-Nazi Azov dan anggota pasukan regulernya telah “mencegah implementasi rencana (yang diduga Rusia) untuk menguasai cepat Zaporozhye (di dekatnya), dan tidak mengizinkan akses ke perbatasan administratif Donetsk dan Zaporozhye.”
Lihat Juga :