Junta Myanmar Buka Kembali Perbatasan untuk Turis Asing

Jum'at, 13 Mei 2022 - 01:30 WIB
Setelah demokrasi didirikan pada tahun 2011, beberapa dekade kemudian pemerintahan militer, Myanmar membuka diri untuk turis. Negara ini menjadi populer di kalangan pelancong yang mencari tujuan eksotis jauh dari tempat backpacker yang sering dikunjungi di Asia Tenggara.

Baca: Junta Myanmar Tolak Tuduhan AS Soal Genosida Muslim Rohingya

Tetapi sektor pariwisata terpukul oleh pandemi, dengan negara itu mencatat 40.000 kasus COVID-19 setiap hari pada puncaknya tahun lalu. Negara ini telah mencatat hampir 20.000 kematian secara total.

Penerbangan komersial untuk pelancong bisnis dilanjutkan pada bulan April, dengan pengunjung diharuskan mengikuti tes COVID-19 pada saat kedatangan, tetapi tidak lagi diharuskan untuk dikarantina.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!