2 Sekjen PBB yang Pernah Mengundurkan Diri, Salah Satunya dari Asia Tenggara

Jum'at, 19 Juli 2024 - 18:01 WIB
loading...
2 Sekjen PBB yang Pernah...
Sekjen PBB U Thant (tengah) berjabat tangan dengan Fidel Castro di Havana, Kuba. Foto/Minrex archives
A A A
NEW YORK - Ada dua nama Sekjen PBB yang pernah mengundurkan diri. Salah satunya berasal dari Asia Tenggara.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) merupakan kepala pejabat administratif PBB. Jabatan tersebut menjadi satu dari enam badan utama yang dimiliki PBB.

Sepanjang riwayatnya, posisi Sekjen PBB telah ditempati sejumlah orang berbeda. Menariknya, ada beberapa di antaranya yang mengundurkan diri ketika masih menjabat.

Pengunduran diri tersebut sebenarnya tidak mengejutkan mengingat beban berat yang dimiliki pemangku jabatan itu. Lantas, siapa saja Sekjen PBB yang pernah mengundurkan diri?

Sekjen PBB yang Mengundurkan Diri

1. Trygve Lie


Trygve Halvdan Lie merupakan seorang politisi dan mantan pemimpin buruh asal Norwegia. Lahir pada 16 Juli 1896, di Oslo, Norwegia, ia diketahui sebagai putra dari Martin dan Hulda Arnesen Lie.

Mengutip laman resmi PBB, Trygve menamatkan pendidikan di Universitas Oslo dan memperoleh gelar sarjana hukum pada 1919. Pada 8 November 1921, ia menikah dengan Hjordis Joergensen dan memiliki tiga anak.

2 Sekjen PBB yang Pernah Mengundurkan Diri, Salah Satunya dari Asia Tenggara


Pada sepak terjangnya, Trygve pernah menjadi anggota Organisasi Pemuda Partai Buruh Norwegia (1911).

Selain itu, ia juga sempat dipercaya menjadi asisten sekretaris Partai Buruh (1919-1922), penasihat hukum Federasi Serikat Buruh Norwegia (1922-1935) hingga sekretaris eksekutif nasional Partai Buruh (1926).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
3 Alasan Norwegia Batalkan...
3 Alasan Norwegia Batalkan Penjualan Rudal rudal Anti-kapal NSM ke Malaysia
Malaysia Geram dengan...
Malaysia Geram dengan Respons Lemah Dunia atas Norwegia Batalkan Sepihak Penjualan Rudal Canggih
4 Fakta Kemarahan Malaysia...
4 Fakta Kemarahan Malaysia atas Pembatalan Kesepakatan Pembelian Rudal dengan Norwegia
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Keji! Pasangan Muda-Mudi...
Keji! Pasangan Muda-Mudi Buang Bayi di Tempat Sampah Terminal Bus
Rekomendasi
Banyuwangi Kota Pembuka...
Banyuwangi Kota Pembuka Satu Indonesia Awards 2026, Bupati: SDM Kunci Kemajuan Daerah
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Berita Terkini
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved