Trump Teken UU Sanksi China Terkait Pelanggaran HAM Muslim Uighur

Kamis, 18 Juni 2020 - 06:37 WIB
China sendiri membantah mengoperasikan "kamp konsentrasi," sebaliknya mengklaim bahwa warga Xinjiang ditahan di pusat-pusat "pendidikan ulang", dalam upaya untuk memberantas terorisme di provinsi itu.

Beberapa jam sebelum Trump menandatangani UU itu, mantan Penasihat Keamanan Nasional John Bolton merilis kutipan dari bukunya yang akan datang kepada pers. Bolton mengklaim bahwa Trump mengatakan kepada Presiden China Xi Jinping bahwa membangun kamp-kamp itu adalah hal yang tepat untuk dilakukan.

Tidak jelas apakah Trump mempercepat penandatanganan untuk menghindari publisitas negatif dari buku Bolton, yang di antara pernyataan lainnya, mengklaim bahwa Trump meminta bantuan Xi Jinping untuk memenangkan pemilu selama pertemuan di pertemuan puncak G20 Juni lalu. Juga tidak jelas apakah Bolton, yang berpaling untuk mengkritik Trump sejak pemecatannya September lalu, salah menggambarkan deskripsi Xi Jinping tentang "kamp-kamp" itu atau tidak.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!