AS Jatuhkan Sanksi yang Targetkan Program Rudal Korea Utara

Jum'at, 25 Maret 2022 - 08:28 WIB
"Langkah-langkah ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan kami untuk menghalangi kemampuan DPRK untuk memajukan program misilnya dan mereka menyoroti peran negatif yang dimainkan Rusia di panggung dunia sebagai pengembang program yang menjadi perhatian," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price.

Baca: Biden Fokus Invasi Rusia, Korut Uji Coba ICBM Baru yang Mampu Capai AS

AS juga memberi sanksi kepada Zhengzhou Nanbei Instrument Equipment Co Ltd karena memasok Suriah dengan peralatan yang dikendalikan oleh rezim nonproliferasi senjata kimia dan biologi yang dikenal sebagai Grup Australia.

Departemen Luar Negeri mengatakan, sanksi terhadap perusahaan China menggarisbawahi kekurangan Beijing dalam menerapkan kontrol ekspor dan rekam jejak nonproliferasi.

Sesungguhnya, uji coba nuklir dan jarak jauh telah dihentikan sejak Kim Jong-un bertemu dengan presiden AS saat itu, Donald Trump untuk pertarungan diplomasi yang gagal, yang runtuh pada 2019.

Tetapi di awal tahun ini, Korut mengancam bahwa mereka dapat meninggalkan moratorium yang diberlakukan sendiri pada pengujian semacam itu. AS dan Korea Selatan telah memperingatkan bulan ini bahwa Pyongyang sedang bersiap untuk meluncurkan ICBM dalam jarak penuh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!