Militer Rusia Mengatakan Hari Pertama Invasi Ukraina Sukses
Jum'at, 25 Februari 2022 - 04:25 WIB
Asap mengepul dari pangkalan pertahanan udara setelah serangan Rusia di Mariupol, Ukraina. Foto/The Guardian/Evgeniy Maloletka/AP
MOSKOW - Angkatan bersenjata Rusia “berhasil” menyelesaikan semua tugas mereka yang ditetapkan untuk hari pertama invasi Moskow ke Ukraina . Hal itu diungkapkan juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov.
“Semua tugas yang diberikan kepada kelompok pasukan Angkatan Bersenjata RF untuk hari itu berhasil diselesaikan,” kata Konashenkov.
“Secara total, sebagai akibat dari serangan angkatan bersenjata Rusia, 83 objek darat infrastruktur militer Ukraina dinonaktifkan. Sejak awal operasi militer khusus, dua Su-27, dua Su-24, satu helikopter dan empat Bayraktar TB-2 menyerang kendaraan udara tak berawak Angkatan Bersenjata Ukraina,” tambahnya, seperti dikutip Al Arabiya dari kantor berita Rusia TASS, Jumat (25/2/2022).
Sementara itu pihak berwenang Ukraina mengatakan setidaknya 40 orang, baik sipil maupun militer, tewas sejauh ini.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa pasukan Rusia berusaha untuk menguasai Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobyl.
“Pasukan pendudukan Rusia berusaha merebut (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobyl). Pembela kami memberikan nyawa mereka agar tragedi 1986 tidak terulang. Ini adalah deklarasi perang melawan seluruh Eropa," cuitnya.
“Semua tugas yang diberikan kepada kelompok pasukan Angkatan Bersenjata RF untuk hari itu berhasil diselesaikan,” kata Konashenkov.
“Secara total, sebagai akibat dari serangan angkatan bersenjata Rusia, 83 objek darat infrastruktur militer Ukraina dinonaktifkan. Sejak awal operasi militer khusus, dua Su-27, dua Su-24, satu helikopter dan empat Bayraktar TB-2 menyerang kendaraan udara tak berawak Angkatan Bersenjata Ukraina,” tambahnya, seperti dikutip Al Arabiya dari kantor berita Rusia TASS, Jumat (25/2/2022).
Sementara itu pihak berwenang Ukraina mengatakan setidaknya 40 orang, baik sipil maupun militer, tewas sejauh ini.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa pasukan Rusia berusaha untuk menguasai Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobyl.
“Pasukan pendudukan Rusia berusaha merebut (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobyl). Pembela kami memberikan nyawa mereka agar tragedi 1986 tidak terulang. Ini adalah deklarasi perang melawan seluruh Eropa," cuitnya.
Lihat Juga :