Taliban Ancam Tembak Wanita LSM Afghanistan jika Tak Pakai Burqa

Sabtu, 22 Januari 2022 - 17:48 WIB
"Mereka memberi tahu kami...jika staf wanita datang ke kantor tanpa mengenakan burqa, mereka akan menembaknya," kata seorang staf yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena alasan keamanan.

Menurutnya, perempuan juga harus didampingi untuk bekerja oleh wali laki-laki.

Sumber LSM kedua mengkonfirmasi ancaman penembakan tersebut.

"Mereka juga mengatakan mereka akan datang ke setiap kantor tanpa pemberitahuan sebelumnya untuk memeriksa apakah peraturan telah diikuti," katanya kepada AFP, Sabtu (22/1/2022).

Pemberitahuan kepada LSM yang dilihat AFP tidak menyebutkan ancaman penembakan, tetapi memerintahkan perempuan untuk menutupi diri.

Wanita di Afghanistan yang sangat konservatif umumnya menutupi rambut mereka dengan syal, sementara burqa–wajib di bawah rezim pertama Taliban, dari tahun 1996 hingga 2001–masih banyak dipakai, terutama di luar Ibu Kota Afghanistan; Kabul.

Putus asa untuk pengakuan internasional guna membuka aset yang dibekukan, Taliban sebagian besar menahan diri dari mengeluarkan kebijakan nasional yang memicu kemarahan di luar negeri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!