Produksi Vaksin, Kerja Sama Jaringan Perusahaan Farmasi Jadi Prioritas

Kamis, 11 Juni 2020 - 09:59 WIB
AstraZeneca menghubungi Gilead pada Mei lalu dan tidak memberikan informasi transaksi tersebut. “Kita tidak berkomentar mengenai rumor atau spekulasi tersebut,” kata juru bicara AstraZeneca kepada Guardian.

Namun, sumber yang dekat dengan AstraZeneca mengungkapkan, upaya pendekatan tersebut sangat rasional karena perkembangan situasi saat ini. AstraZeneca memang menjadi garda depan dalam pengembangan vaksin dengan para peneliti Universitas Oxford. Vaksin mereka berpotensi sukses besar. (Baca juga: Terbang Dekat Perbatasan, Jet F22 AS Kawal Pembon TU-95M Rusia)

Sementara itu, obat antivirus Remdesivir yang diproduksi Gilead telah disepakati sebagai obat perawatan pasien Covid-19 di seluruh dunia. Mereka juga telah sukses melaksanakan uji klinis vaksin Covid-19. Bloomberg melaporkan, Gilead telah mendiskusikan rencana merger dengan para penasihatnya. (Andika H Mustaqim)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!