Dinas Intelijen Belarusia Diduga Terkait Serangan Siber yang Hantam Ukraina

Minggu, 16 Januari 2022 - 17:35 WIB
Baca: Dituding AS Siapkan Operasi Bendera Palsu, Ini Respons Rusia

Saat serangan siber itu terjadi, sejumlah situs pemerintah, termasuk kementerian luar negeri dan kementerian pendidikan, tumbang. “Ukraina! Semua informasi tentang Anda telah menjadi publik. Takut dan berharap lebih buruk. Ini masa lalu, sekarang, dan masa depanmu,” bunyi pesan yang ditulis oleh peretas di situs Kementerian Luar Negeri Ukraina seperti dilansir dari The Guardian.

Pesan tersebut mereproduksi bendera Ukraina dan peta yang dicoret. Disebutkan tentara pemberontak Ukraina, atau UPA, yang berperang melawan Uni Soviet selama perang dunia kedua. Ada juga referensi ke "tanah bersejarah".
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!