Lebih dari 5.000 Orang Ditangkap dalam Kerusuhan Kazakhstan

Minggu, 09 Januari 2022 - 16:40 WIB
Meski begitu, Nazarbayev tetap mengendalikan kekuatan negara itu. Dewan Keamanan, dan hanya digulingkan oleh Tokayev selama kerusuhan terbaru.

Setelah kekerasan menyebabkan puluhan kematian di antara pengunjuk rasa dan pasukan keamanan, Presiden Tokayev memerintahkan pasukan keamanan untuk menembaki pengunjuk rasa tanpa peringatan.

Dia menyebut para pengunjuk rasa sebagai "bandit" dan "teroris."

Pasukan penjaga perdamaian dari Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO) yang didominasi Rusia memasuki negara itu dalam jumlah ribuan setelah Tokayev meminta bantuan terhadap protes.

Baca juga: Blinken Wanti-wanti Kazakhstan Undang Pasukan Rusia, Moskow Beri Balasan Menohok
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!