Putra Muammar Gaddafi Daftarkan Diri sebagai Calon Presiden Libya

Selasa, 16 November 2021 - 01:30 WIB
Terlepas dari dukungan publik dari sebagian besar faksi Libya dan kekuatan asing untuk pemilihan pada 24 Desember, pemungutan suara masih diragukan karena entitas yang bersaing memperebutkan aturan dan jadwal.

Baca: Ungkap Misteri, Jenazah Pemimpin Libya Gaddafi akan Diserahkan pada Sukunya

Sebuah konferensi besar di Paris pada hari Jumat sepakat untuk memberikan sanksi kepada siapa pun yang mengganggu atau mencegah pemungutan suara. Tetapi, masih belum ada kesepakatan tentang aturan untuk mengatur siapa yang harus dapat mencalonkan diri.

Saif kemungkinan akan memainkan nostalgia untuk era sebelum pemberontakan yang didukung NATO 2011, yang menyapu ayahnya dari kekuasaan dan mengantarkan satu dekade kekacauan dan kekerasan.

Dalam sebuah wawancara dengan The New York Times, Saif menegaskan: "Sekarang, saya orang bebas dan saya berencana untuk kembali ke panggung politik". Ia mengaku memanfaatkan ketidakhadirannya untuk memantau situasi politik di Timur Tengah dan bekerja diam-diam untuk mengatur kembali kekuatan politik yang berafiliasi dengan ayahnya, yang dikenal sebagai Gerakan Hijau.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!