Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika

Selasa, 09 Juni 2026 - 20:29 WIB
loading...
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan. Foto/anadolu
A A A
DEN HAAG - Jaksa Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) Karim Khan diskors dari tugasnya pada Senin malam (8/6/2026) setelah badan pengawas pengadilan merujuknya untuk proses disiplin. Langkah itu diambil di tengah tekanan yang meningkat terhadap ICC.

Dalam kasus yang telah menarik kontroversi selama lebih dari dua tahun, Khan menghadapi tuduhan pelanggaran seksual yang melibatkan seorang asisten perempuan. Ia dengan tegas membantah melakukan kesalahan apa pun.

Keputusan akhir tentang masa depan pengacara Inggris itu sekarang berada di tangan Majelis Negara Pihak, badan pengatur ICC, yang akan mengadakan sesi khusus untuk menentukan apakah Khan harus tetap berada di posisinya.

Biro Majelis Negara Pihak, komite eksekutif badan pengawas pengadilan, mengatakan pada hari Senin bahwa penilaiannya didasarkan “pada laporan investigasi yang dilakukan Kantor Layanan Pengawasan Internal Perserikatan Bangsa-Bangsa (OIOS), bukti yang mendasarinya, saran dari Panel ad hoc ahli peradilan, dan pengajuan tertulis.”

Menurut salinan laporan yang ditinjau Associated Press, investigasi PBB menemukan bukti Khan telah melakukan “kontak seksual tanpa persetujuan dengan (asisten) di kantornya, di kediaman pribadinya, dan saat menjalankan misi kerja.”
Namun, panel tiga hakim yang dipilih komite eksekutif untuk penilaian hukum atas temuan tersebut menemukan investigasi tersebut tidak cukup meyakinkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Mahasiswa Antusias Berlatih...
Mahasiswa Antusias Berlatih Jadi Reporter di Booth iReporter ICC Unsoed
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Duh, AS-Iran Saling...
Duh, AS-Iran Saling Serang Lagi Gara-Gara Salah Menafsirkan MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
AI Analytics-Trade Flow...
AI Analytics-Trade Flow Siapkan Keputusan Investasi buat Pemula
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Berita Terkini
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved