Front Ketiga Perang Dingin Baru Sedang Berkembang di Asia-Pasifik

Minggu, 10 Oktober 2021 - 02:00 WIB
“Untuk alasan ini, China mengklaim bahwa keputusan AS untuk berbagi teknologi kapal selam nuklirnya dengan dua mitranya dengan tujuan menargetkan kawasan Asia-Pasifik akan mengganggu keseimbangan regional, memicu perlombaan senjata baru dan juga bahwa inisiatif AUKUS baru dari tiga negara akan memperkenalkan kembali mentalitas Perang Dingin ke wilayah tersebut,” ujarnya, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Jumat (8/10).

Perang Dingin Baru mengacu pada persaingan antara AS, Rusia, dan Cina untuk membatasi kebebasan bergerak pesaing mereka di area tertentu. Menurutnya, ada perlombaan persenjataan di tingkat regional di front yang sebelumnya dibuka dari Perang Dingin Baru, terutama wilayah Mediterania dan Laut Hitam-Kaukasus.

Baca: Dubes AS: AUKUS Bukan Ancaman Stabilitas Indo-Pasifik

“Janganlah kita lupa bahwa upaya-upaya sedang dilakukan untuk memperluas front ketiga, yang membentang dari Afghanistan ke Laut China Timur dan Selatan, wilayah yang sudah sangat termiliterisasi,” lanjutnya.

Ketika AS menarik diri dari Afghanistan, paparnya, AS ingin Beijing dan Moskow menanggung beban penuh dari konsekuensi terlibat atau tidak terlibat dengan Taliban, teror dan pembagian wilayah, dan wilayah yang berada di bawah pengaruh kekuatan tertentu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!