Mengenal Suku Indian Amerika yang Disingkirkan Pendatang Kulit Putih

Kamis, 07 Oktober 2021 - 05:00 WIB
Mengenal Suku Indian Amerika yang Disingkirkan Pendatang Kulit Putih. FOTO/legendsofamerica
WASHINGTON - Benua Amerika adalah benua terbesar kedua di dunia setelah Asia. Benua ini berada di antara samudera Pasifik dan samudera Atlantik. Penemuan benua ini terjadi sekitar 500 tahun lalu oleh seorang petualang asal Italia, Christopher Colombus. Ketika itu, tepatnya 14 Agustus 1498, Colombus menemukan benua Amerika bagian selatan. Nama Amerika lantas ia sematkan, terinspirasi dari nama seorang kru kapal yang ikut berlayar bersamanya, Amerigo Vespucci.

Jauh sebelum kedatangan bangsa Eropa ke benua Amerika, rupanya sudah ada suku asli yang menetap di sana, yang dikenal sebagai suku Indian Amerika . Berbagai sumber menyebut, suku ini datang dari Asia dan telah mendiami wilayah tersebut sekitar 15 ribu tahun lalu. Buku bertajuk Sejarah Amerika menginformasikan bahwa suku Indian melakukan migrasi besar-besaran dari Asia ke Amerika di zaman batu. Para ahli meyakini hal tersebut, sebab ciri-ciri orang Indian di Amerika tidak memiliki perbedaan berarti dengan di Asia. Terlebih, tidak pernah ditemukan fosil manusia purba di Amerika.



Baca: Beranikah Turki Balas AS dengan Akui Genosida Suku Indian Amerika?

Suku Indian memiliki kebudayaan-kebudayaan yang disebut Amerindia. Nama itu dicetuskan untuk membedakan antara kebudayaan Indian di Amerika dengan Indian di Asia. Salah satu kelompok yang paling terkenal dari suku itu adalah Indian Maya. Kelompok ini tinggal di bagian tengah benua Amerika atau sekitar wilayah Guatemala, Honduras, dan Meksiko. Beberapa tahun lalu, nama Indian Maya sempat mencuat, lantaran meramalkan hari kiamat akan terjadi di tahun 2012.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!