Jaringan Informan CIA Runtuh, Banyak yang Dibunuh, Ditangkap atau Jadi Agen Ganda

Rabu, 06 Oktober 2021 - 06:21 WIB
Lobi kantor pusat CIA di McLean, Virginia, AS. Foto/REUTERS
WASHINGTON - Para pejabat Badan Intelijen Sentral ( CIA ) khawatir kehilangan terlalu banyak informan yang direkrut di luar negeri. Puluhan informan telah dibunuh, ditangkap atau jadi agen ganda.

Surat berisi informasi sangat rahasia itu dikirim ke setiap stasiun dan pangkalan CIA di seluruh dunia pekan lalu. Perkembangan itu diungkap dalam laporan The New York Times pada Selasa (5/10/2021) mengutip para pejabat yang telah melihat surat itu.



Para pejabat CIA telah menyelidiki lusinan kasus informan selama beberapa tahun terakhir yang dibunuh, ditangkap, ditangkap, atau dikompromikan dan berubah menjadi agen ganda.

Baca juga: Mantan Pegawai Sebut Facebook Ancaman Paling Mendesak bagi Amerika Serikat

Masalahnya, menurut laporan itu, adalah "misi di atas keselamatan." Proses perekrutan yang cepat, terlalu percaya pada sumber, dan promosi yang tidak layak disebut sebagai proses yang perlu diubah.

Baca juga: Wajah Reynhard Sinaga Babak Belur setelah Dihajar Korban Pemerkosaannya

Dalam salah satu bagian memo, disebutkan bahwa seringkali agen dapat dipromosikan untuk merekrut seorang informan, terlepas dari apakah informan tersebut terbukti sebagai sumber yang berhasil atau tidak.

Baca juga: Data 1,5 Miliar Pengguna Facebook Ditawarkan Dijual di Web Gelap
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!