Lithuania Sebut Belarusia Gunakan Migran sebagai 'Senjata'

Senin, 12 Juli 2021 - 18:40 WIB
Badan penjaga perbatasan UE, Frontex mengatakan akan mengirim petugas tambahan, mobil patroli dan ahli untuk melakukan wawancara dengan para migran untuk mengumpulkan informasi tentang jaringan kriminal yang terlibat ke Lithuania.

"Situasi di perbatasan Lithuania dengan Belarus tetap mengkhawatirkan. Saya telah memutuskan untuk mengirim intervensi perbatasan cepat ke Lithuania untuk memperkuat perbatasan eksternal UE," kata Direktur Eksekutif Frontex, Fabrice Leggeri.

Menurut Frontex, pada minggu pertama Juli, otoritas Vilnius mencatat lebih dari 800 penyeberangan perbatasan ilegal di perbatasannya dengan Belarusia. Baca juga: 43 Migran Tewas Tenggelam dalam Tragedi Kapal Karam di Tunisia
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!