Hacker Malaysia Pro-Palestina Bocorkan Data 280.000 Mahasiswa Israel

Senin, 28 Juni 2021 - 06:52 WIB
Kelompok hacker itu pertama kali mengumumkan pembocoran data melalui aplikasi Telegram awal pekan ini. Mereka bersumpah akan melanjutkan serangan siber mereka.

Baca juga: PM Israel Peringatkan Iran: Kami Lebih Pintar dan Lebih Bertekad, Jangan Uji Kami

Dilihat dari postingan di media sosial, ini bukan peretasan pertama yang dilakukan oleh kelompok tersebut, yang menyerukan organisasi internasional dan aktivis hak asasi manusia untuk berkampanye menentang kebijakan Israel. Lebih banyak serangan siber diklaim segera menyusul.

"Ini adalah seruan mendesak bagi semua peretas, organisasi hak asasi manusia dan aktivis di seluruh dunia untuk bersatu kembali dan memulai kampanye melawan Israel, berbagi apa yang sebenarnya terjadi di sana, mengekspos aktivitas teroris mereka kepada dunia. Kami tidak akan pernah tinggal diam terhadap aktivitas perang Israel," tulis kelompok hacker DragonForce Malaysia di Telegram.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!