Hacker Malaysia Pro-Palestina Bocorkan Data 280.000 Mahasiswa Israel

Senin, 28 Juni 2021 - 06:52 WIB
Tampilan laman AcadeMe yang diretas kelompok hacker DragonForce Malaysia. Foto/Tangkapan Layar Acade-me.co.il
KUALA LUMPUR - Sekelompok peretas pro- Palestina , yang menyebut diri mereka DragonForce Malaysia, telah membobol dan membocorkan data sekitar 280.000 mahasiswa Israel . Data yang dibocorkan oleh kelompok hacker itu termasuk nama, nomor telepon, alamat email, dan alamat rumah.

Menurut pakar keamanan siber May Brooks-Kempler, pembobolan data tersebut menargetkan mereka yang terdaftar di AcadeMe—situs web Israel yang membantu mahasiswa dan para lulusan menemukan pekerjaan.



Baca juga: Media Pemerintah: Kim Jong-un Menjadi Kurus, Warga Korut Menangis

Para peretas menggembar-gemborkan serangan siber itu sebagai balas dendam setelah eskalasi baru-baru ini di Gaza antara Hamas dan pasukan Israel.

Secara keseluruhan, jumlah korban tewas di antara warga Palestina di Jalur Gaza, Yerusalem, dan Tepi Barat mencapai 270 orang, termasuk wanita dan anak-anak. Sedangkan di Israel ada 12 orang yang tewas.

Pertempuran 11 hari itu pecah Mei lalu setelah bentrokan antara warga Palestina dan polisi Israel di Yerusalem Timur atas keputusan pengadilan Israel yang akan mengusir beberapa keluarga Palestina dari lingkungan Sheikh Jarrah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!