Pasukan Myanmar Lepaskan Tembakan Peringatan ke Kapal Thailand
Sabtu, 24 April 2021 - 17:42 WIB
Militer telah berusaha untuk menghancurkan aksi protes di seluruh Myanmar terhadap kudeta 1 Februari, menewaskan ratusan orang dan pertempuran dengan kelompok etnis di sepanjang perbatasan juga meningkat.
Baca juga: Aliansi Tentara Etnis Serang Kantor Polisi Myanmar, 10 Tewas
Beberapa kelompok etnis bersenjata Myanmar, termasuk Persatuan Nasional Karen (KNU), yang mengontrol wilayah di perbatasan Thailand, telah berjanji untuk mendukung para pengunjuk rasa dan membantu membatalkan kudeta.
Padoh Saw Taw Nee, kepala urusan luar negeri KNU, mengatakan dalam sebuah pesan penembakan menunjukkan militer Myanmar "sangat agresif dan arogan".
Para pemimpin Asia Tenggara, termasuk kepala junta Myanmar Min Aung Hlaing, saat ini tengah bertemu di Jakarta untuk membicarakan krisis tersebut, yang dikhawatirkan para analis dapat berubah menjadi perang saudara habis-habisan.
Baca juga: Jika Tidak Segera Diselesaikan, Myanmar Bisa Jadi Suriah Baru
Baca juga: Aliansi Tentara Etnis Serang Kantor Polisi Myanmar, 10 Tewas
Beberapa kelompok etnis bersenjata Myanmar, termasuk Persatuan Nasional Karen (KNU), yang mengontrol wilayah di perbatasan Thailand, telah berjanji untuk mendukung para pengunjuk rasa dan membantu membatalkan kudeta.
Padoh Saw Taw Nee, kepala urusan luar negeri KNU, mengatakan dalam sebuah pesan penembakan menunjukkan militer Myanmar "sangat agresif dan arogan".
Para pemimpin Asia Tenggara, termasuk kepala junta Myanmar Min Aung Hlaing, saat ini tengah bertemu di Jakarta untuk membicarakan krisis tersebut, yang dikhawatirkan para analis dapat berubah menjadi perang saudara habis-habisan.
Baca juga: Jika Tidak Segera Diselesaikan, Myanmar Bisa Jadi Suriah Baru
(ian)
Lihat Juga :